![]() |
Di usia 33 tahun, Philippe Coutinho dihadapkan pada pilihan untuk pindah ke MLS, Rusia, atau mengakhiri kariernya. |
Menurut ESPN , Philippe Coutinho sedang mempertimbangkan masa depannya setelah menerima tawaran dari sebuah klub di Rusia. Namun, mantan gelandang serang Liverpool dan Barcelona itu belum membuat keputusan akhir.
Di usia 33 tahun, Coutinho memahami bahwa ia berada di tahap krusial dalam kariernya. Setelah bertahun-tahun bermain di level tertinggi di Eropa, performa gelandang Brasil ini tidak lagi sekonsisten sebelumnya. Cedera yang terus-menerus dalam beberapa musim terakhir telah secara signifikan memengaruhi kemampuannya untuk bermain secara teratur.
MLS dianggap sebagai pilihan serius. Liga Amerika ini menarik banyak bintang yang sebelumnya bermain di Eropa. Lingkungan yang kurang menegangkan dapat membantu Coutinho memperpanjang kariernya dalam kondisi yang sesuai. Selain itu, keuntungan komersial dan citra juga menjadi nilai tambah bagi pemain dengan ketenaran global.
Sementara itu, tawaran dari Rusia memberikan kesempatan langsung untuk bermain, tetapi disertai dengan pertimbangan mengenai lingkungan dan daya saing. Sumber-sumber mengindikasikan bahwa Coutinho sedang mengevaluasi semua opsi secara komprehensif, termasuk kemungkinan pensiun jika ia tidak dapat menemukan klub yang benar-benar cocok.
Coutinho pernah menjadi salah satu gelandang serang paling kreatif di Eropa, terutama selama masa puncaknya di Liverpool sebelum pindah ke Barcelona dengan biaya transfer yang besar. Namun, periode setelah itu tidak sesuai dengan harapan.
Saat ini, masa depan Coutinho masih belum pasti. Keputusan yang akan datang bisa menjadi titik balik terakhir dalam karier seorang pemain yang pernah dianggap sebagai salah satu talenta paling cemerlang di Brasil.
Sumber: https://znews.vn/coutinho-gio-ra-sao-post1630496.html








Komentar (0)