Umbi singkong mengandung banyak komponen bermanfaat bagi kesehatan. Namun, sayuran akar ini juga dapat memiliki banyak efek negatif pada kesehatan manusia jika tidak diolah dengan benar, terutama jika dimakan mentah atau dalam jumlah berlebihan.
Komponen nutrisi dalam singkong
Singkong adalah sayuran akar yang sangat kaya akan karbohidrat. Setiap 100g singkong rebus mengandung 112 kalori. 98% dari kalori tersebut berasal dari karbohidrat, sedangkan sisanya berasal dari sejumlah kecil lemak dan protein.
Selain itu, singkong menyediakan serat, mineral, dan beberapa vitamin penting bagi tubuh manusia.
100g singkong rebus mengandung nutrisi spesifik berikut:
- 27g Karbohidrat
- 1 gram serat
- Vitamin B1: 20% dari kebutuhan harian tubuh.
- Fosfor: 5% dari kebutuhan harian tubuh.
- Kalsium: 2% dari kebutuhan harian tubuh.
- Vitamin B2: 2% dari kebutuhan harian tubuh.
- Zat besi, vitamin B3, vitamin C.
Manfaat singkong
Singkong menawarkan banyak manfaat kesehatan dan membantu mencegah beberapa penyakit umum, seperti:
Pengobatan diare
Menurut informasi di situs web Apotek Long Chau, yang ditinjau oleh Apoteker Universitas Tran Huynh Minh Nhat, singkong membantu meningkatkan kesehatan usus dan mencegah diare.
Singkong mengandung antioksidan yang membantu meredakan diare dan sakit perut. Selain itu, singkong membantu detoksifikasi, menstabilkan sistem pencernaan, dan membantu fungsi lambung menjadi lebih efisien.
Meredakan sakit kepala
Singkong mengandung vitamin B2, bahan aktif yang disebut riboflavin, yang efektif meredakan migrain dan sakit kepala. Selain itu, kandungan vitamin A dalam sayuran akar ini membantu meningkatkan penglihatan dan mencegah keriput.
Namun, penting untuk dicatat bahwa konsumsi singkong yang berlebihan dapat menyebabkan keracunan akut. Gunakan singkong secukupnya untuk meminimalkan efek samping yang tidak diinginkan.
Akar singkong membantu meredakan sakit kepala, mengobati diare... (Gambar ilustrasi: Pixabay)
Meningkatkan penglihatan
Manfaat utama lain dari singkong adalah kemampuannya untuk melindungi kesehatan mata. Mengonsumsi singkong memberikan vitamin A dan mineral penting yang cukup untuk meningkatkan penglihatan dan mencegah penurunan penglihatan akibat penuaan.
Penyembuhan luka
Batang, daun, dan akar tanaman singkong semuanya bermanfaat dalam mengobati dan mencegah infeksi luka serta mempercepat penyembuhan.
Turunkan demam.
Rebus singkong beserta daunnya atau buat ramuan rebusan untuk diminum guna menurunkan demam.
Meningkatkan pencernaan
Serat tidak larut dalam singkong membantu meningkatkan pencernaan dengan menyerap racun yang menumpuk di usus dan mengurangi peradangan di saluran pencernaan.
Sebuah penelitian yang diterbitkan di The International Journal of Food Sciences & Nutrition menunjukkan bahwa kandungan serat pada singkong mencegah terjadinya masalah pencernaan.
Tingkatkan energimu
Menurut Boldsky, singkong kaya akan karbohidrat yang meningkatkan fungsi otak dan memberikan energi bagi tubuh. Selain itu, singkong bermanfaat untuk kesehatan saraf, menurunkan tekanan darah, dan membantu mencegah osteoporosis. Protein dalam umbi tersebut menjaga kesehatan otot dan menyehatkan jaringan.
Orang-orang yang sebaiknya tidak mengonsumsi singkong
Menurut sebuah artikel di situs web Rumah Sakit Umum Medlatec, dengan konsultasi medis dari Dr. Duong Ngoc Van, untuk meminimalkan risiko kesehatan, orang-orang berikut sebaiknya tidak mengonsumsi singkong:
- Wanita hamil yang ingin mengonsumsi singkong harus memasaknya hingga matang sebelum dimakan dan hanya mengonsumsinya dalam jumlah terbatas. Singkong mentah sama sekali tidak boleh dikonsumsi.
- Bagi anak-anak, yang sistem pencernaannya masih berkembang dan belum matang, menambahkan singkong ke dalam makanan mereka dapat merusak sistem pencernaan dan sangat memengaruhi kesehatan mereka, bahkan menyebabkan keracunan.
Dengan demikian, dapat dilihat bahwa singkong merupakan makanan yang sangat bergizi, tetapi dapat menimbulkan risiko kesehatan yang tidak perlu jika dikonsumsi secara tidak tepat.
Sumber






Komentar (0)