|
Asencio tergeletak tak bergerak di tanah setelah tabrakan hebat dengan Camavinga. |
Insiden itu terjadi di awal babak kedua, saat skor masih 1-1. Dalam upaya melompat dan memperebutkan bola, Asencio sayangnya bertabrakan dengan Eduardo Camavinga. Keduanya jatuh ke tanah kesakitan, membuat penonton di Bernabeu terdiam. Namun, konsekuensi yang lebih serius menimpa bek tengah berusia 23 tahun itu.
Staf medis segera bergegas ke lapangan untuk menangani Asencio. Lehernya distabilkan dengan penyangga khusus sebelum ditandu keluar lapangan pada menit ke-77, diiringi tepuk tangan meriah dari para penggemar tuan rumah. Tingkat keparahan cedera Asencio saat ini belum diketahui. David Alaba masuk sebagai pemain pengganti, sementara Camavinga digantikan oleh Franco Mastantuono, tetapi mampu berjalan sendiri tanpa bantuan.
Di Bernabeu, pertandingan berlangsung tegang. Rafa Silva membuka skor untuk tim Portugal, sebelum Aurelien Tchouameni menyamakan kedudukan. Titik balik terjadi pada menit ke-80 ketika Vinicius mencetak gol kemenangan, mengamankan kemenangan 2-1 (3-1 secara agregat). Bintang Brasil itu melanjutkan selebrasinya, yang sebelumnya membuatnya mendapat kartu kuning, di tengah kontroversi yang masih berlanjut seputar dugaan pernyataan rasisnya.
Pada leg pertama, Vinicius menuduh Gianluca Prestianni melontarkan pernyataan rasis. Pertandingan tersebut dihentikan sementara selama 10 menit sebagai bagian dari prosedur anti-rasisme UEFA. Prestianni membantah tuduhan tersebut tetapi diskors sementara untuk pertandingan itu. Jika terbukti bersalah, pemain berusia 20 tahun itu dapat menghadapi larangan minimal 10 pertandingan.
Di tengah kekacauan di dalam maupun di luar lapangan, Real Madrid tetap tahu bagaimana mengatasi kesulitan. Namun, cedera Asencio pasti akan menambah kekhawatiran pelatih Alvaro Arbeloa menjelang jadwal yang melelahkan.
Sumber: https://znews.vn/cu-soc-chan-thuong-with-real-madrid-post1630375.html








Komentar (0)