![]() |
Piala Dunia 2026 bukan hanya festival sepak bola terbesar dalam sejarah, tetapi juga membuka program kompensasi senilai $355 juta yang memecahkan rekor bagi klub-klub yang melepas pemainnya ke tim nasional mereka. |
Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen terbesar dalam sejarah dengan 48 tim, peningkatan signifikan dalam jumlah pertandingan, dan durasi yang jauh lebih lama dibandingkan edisi sebelumnya. Hal ini tidak hanya akan membawa perubahan di lapangan tetapi juga berdampak finansial besar pada klub-klub di seluruh dunia .
Selama bertahun-tahun, klub-klub adalah pihak yang paling menderita ketika melepas pemain terbaik mereka ke tim nasional. Mereka membayar gaji, menanggung risiko cedera, dan menghadapi kemungkinan kehilangan pemain selama tahap-tahap penting musim ini. Menghadapi tekanan yang meningkat dari klub-klub, FIFA telah memutuskan untuk memperluas program penggantian biaya bagi klub-klub yang menyumbangkan pemain ke Piala Dunia.
Berdasarkan mekanisme baru ini, FIFA akan mengalokasikan total $355 juta untuk Piala Dunia 2026 dan 2030, peningkatan signifikan dari $209 juta yang dialokasikan untuk dua turnamen terakhir pada tahun 2018 dan 2022. Ini menandai pertama kalinya dalam sejarah klub-klub akan menerima pendanaan tidak hanya dari turnamen utama tetapi juga dari kampanye kualifikasi Piala Dunia.
FIFA untuk pertama kalinya menanggung biaya babak kualifikasi.
Salah satu aspek paling penting dari program baru ini adalah pengakuan FIFA atas kontribusi klub sejak babak kualifikasi dan seterusnya. Sebelumnya, penggantian biaya terutama didasarkan pada jumlah pemain yang berpartisipasi di babak final. Namun, Piala Dunia adalah perjalanan multi-tahun, dan tim sering melepas pemain selama beberapa jeda internasional menjelang turnamen.
Berdasarkan mekanisme baru ini, FIFA mengalokasikan maksimal $100 juta untuk babak kualifikasi. Jumlah ini dihitung berdasarkan jumlah kali seorang pemain dipanggil dan berpartisipasi dalam pertandingan internasional. Dukungan yang diharapkan adalah sekitar $2.362 per pemain per pertandingan.
Ini dianggap sebagai perubahan penting karena banyak klub kecil atau menengah jarang memiliki pemain yang berpartisipasi dalam putaran final Piala Dunia, tetapi mereka tetap secara teratur menyumbangkan personel ke tim nasional dalam kampanye kualifikasi.
![]() |
Untuk pertama kalinya, FIFA mendanai seluruh kampanye kualifikasi Piala Dunia. Setiap kali seorang pemain dipanggil ke tim nasional, hal itu menghasilkan pendapatan bagi klub mereka. Mungkin Anda juga suka |
Selain itu, perluasan Piala Dunia menjadi 48 tim telah memungkinkan banyak negara sepak bola untuk tampil pertama kalinya di turnamen terbesar dunia. Ini juga berarti bahwa jumlah klub yang mendapat manfaat dari program penggantian biaya FIFA telah meningkat secara signifikan.
Menurut para ahli, ini adalah cara FIFA untuk meredakan kontroversi yang telah berlangsung lama seputar jadwal pertandingan internasional yang semakin padat dan beban yang ditanggung oleh klub-klub.
Permainan ini bukan lagi hanya tentang sepak bola.
Paket kompensasi terbesar tetap untuk putaran final Piala Dunia 2026, dengan anggaran maksimum $250 juta . Tidak seperti babak kualifikasi, jumlah ini tidak hanya bergantung pada jumlah pemain yang dipanggil. Lamanya waktu tim mereka bertahan di turnamen juga secara langsung memengaruhi tingkat penggantian biaya.
FIFA berencana membayar minimal $5.000 per hari kepada setiap pemain yang dilepas dari tim nasionalnya. Jumlah ini dihitung dari saat pemain meninggalkan klubnya untuk bergabung dengan tim hingga sehari setelah pertandingan terakhir mereka di turnamen. Ini membuat perbedaan besar antara tim yang tersingkir di babak penyisihan grup dan tim yang melaju ke semifinal atau final.
Namun, uang bukanlah satu-satunya masalah. Bagi banyak klub, Piala Dunia juga merupakan kesempatan untuk meningkatkan nilai transfer pemain. Turnamen yang sukses dapat secara signifikan meningkatkan harga pasar seorang bintang, sehingga mendatangkan pendapatan yang besar bagi klub mereka.
![]() |
Di balik gol dan gelar juara, terdapat pertarungan kepentingan antara FIFA dan klub-klub, di mana cedera, transfer, dan jutaan dolar menjadi bagian dari Piala Dunia modern. |
Sebaliknya, cedera tetap menjadi kekhawatiran yang terus-menerus. FIFA saat ini memiliki skema asuransi sendiri untuk pemain yang mengalami cedera saat membela tim nasional mereka. Namun, kompensasi hanya membantu mengurangi kerugian finansial dan tidak dapat menggantikan nilai profesional yang dibawa oleh para pemain.
Bagi klub-klub besar seperti Real Madrid, Barcelona, atau Atletico Madrid, penggantian biaya mungkin tidak akan memberikan perbedaan besar karena tagihan gaji mereka sangat tinggi. Namun, bagi klub-klub yang lebih kecil, ini merupakan sumber pendapatan yang signifikan yang membantu menyeimbangkan anggaran mereka dan mengurangi tekanan finansial.
Oleh karena itu, Piala Dunia 2026 lebih dari sekadar perlombaan di lapangan. Di balik gol-gol, pertandingan-pertandingan penting, dan persaingan perebutan gelar, terdapat permainan ekonomi besar-besaran, di mana ratusan juta dolar dialokasikan untuk menjaga keseimbangan antara FIFA dan klub-klub.
Ketika perebutan Piala Dunia dimulai di AS, Kanada, dan Meksiko, sebagian besar pertempuran sudah berlangsung di kantor-kantor eksekutif. Karena dalam sepak bola modern, Piala Dunia bukan lagi sekadar kisah para juara, tetapi juga perhitungan kepentingan antara organisasi-organisasi paling berpengaruh dalam olahraga ini.
Sumber: https://znews.vn/cuoc-chien-355-trieu-usd-phia-sau-world-cup-post1659650.html
































































