
Gempa bumi tahun 2011 di Jepang memicu tsunami yang melanda kota pesisir Miyako di bagian utara negara itu.
Foto: AFP
Sekitar 15 menit setelah gempa bumi dimulai pada pukul 14.26 tanggal 11 Maret 2011 (waktu setempat), hampir seluruh daratan Jepang bergeser ke arah timur, menurut CNN, mengutip data GPS.
Pergeseran ini tidak signifikan, hanya sekitar 5-6 mm, tetapi bersifat permanen dan pada saat itu sebagian besar tidak disadari karena dianggap sebagai kesalahan data.
Namun, ahli geofisika Sunyoung Park dari Universitas Chicago (AS) merasa bahwa sinyal yang terekam mencerminkan sesuatu yang nyata. Dan menurut sebuah studi baru yang diterbitkan oleh tim Park, pergerakan ini mencerminkan fenomena seismik "luar biasa" yang belum pernah tercatat sebelumnya.
"Yang tidak biasa dari pergerakan ini adalah seluruh wilayah Jepang bergeser hampir secara bersamaan," ujar ketua tim pelaporan, Park.
Dia mengatakan pergerakan tersebut memengaruhi seluruh daratan Jepang, membentang sejauh 3.000 km dari Hokkaido hingga Kyushu, dan tidak bertepatan dengan gempa utama serta mendahului gempa susulan yang kuat.
Setelah bertahun-tahun menganalisis data GPS dan seismik, tim Park menemukan bahwa gelombang seismik dari gempa bumi telah merambat hingga ke inti Bumi dan memantul kembali ke kerak bumi, menyebabkan empat lempeng tektonik utama bergeser.
Meskipun para seismolog mengetahui bahwa gelombang dari gempa bumi besar dapat merambat melalui Bumi dan memantul kembali ke inti luarnya, yang terbuat dari logam cair, mereka percaya bahwa energi tersebut menghilang di sepanjang jalan sebelum kembali ke kerak Bumi.
"Jenis gelombang yang menembus jauh ke dalam dan memicu fenomena seismik tertentu seperti ini benar-benar baru, dan peristiwa ini sangat tidak biasa, dalam skala yang sangat besar," jelas Park.
Gempa bumi dapat menyebabkan pergeseran geologis yang dahsyat, seperti merobek tanah dengan retakan besar atau menggeser area luas hingga puluhan sentimeter.
Namun, efek ini biasanya terjadi secara lokal dan tidak memengaruhi hampir seluruh negara, seperti yang ditemukan oleh Park dan tim penelitiannya.
Eropa memang panas, tetapi tempat ideal untuk mendinginkan diri telah muncul.
Sumber: https://thanhnien.vn/tran-dong-dat-manh-dich-chuyen-ca-nhat-ban-185260625143710009.htm







