|
Di urutan teratas hasil pencarian Google terdapat individu-individu dari berbagai profesi. Foto: Viet Anh . |
Setiap tahun, Google, mesin pencari terpopuler di dunia , menerbitkan daftar "Year in Search" – sebuah kompilasi kata kunci, topik, dan orang yang paling sering dicari oleh pengguna.
Tradisi ini bukan sekadar tentang statistik, tetapi juga gambaran yang jelas tentang apa yang dipedulikan dunia, momen-momen bersejarah sepanjang tahun. Individu yang paling banyak dicari seringkali adalah mereka yang terkait dengan peristiwa sensasional, pencapaian besar, atau skandal kontroversial.
Dalam beberapa tahun terakhir, peringkat pencarian teratas telah menunjukkan perubahan yang signifikan. Pada tahun 2022, posisi teratas global dipegang oleh aktor Johnny Depp, sebagian besar karena perseteruan hukumnya yang sangat dipublikasikan dengan mantan istrinya, Amber Heard.
Pada tahun 2020, legenda bola basket Kobe Bryant menjadi tokoh yang paling banyak dibicarakan setelah kematian mendadaknya pada bulan Januari. Sementara itu, tokoh-tokoh politik besar seperti Presiden AS Donald Trump dan bintang hiburan papan atas seperti Taylor Swift juga mendominasi posisi teratas, menunjukkan pengaruh mereka yang kuat.
Menurut data dari situs prediksi tren Glimpse dan laporan analitis, persaingan pencarian tetap sangat ketat hingga Oktober 2025.
Kandidat terdepan adalah Donald Trump, yang mempertahankan posisinya sebagai orang yang paling banyak dicari di dunia berkat peristiwa politik penting, kontroversi, dan pernyataan sensasional terkait pemilihan presiden AS, serta kehadirannya yang terus-menerus di media sosial.
Diikuti tak jauh di belakangnya adalah penyanyi Taylor Swift, yang popularitasnya terus meningkat berkat tur globalnya, album-album baru, dan kehidupan pribadinya yang selalu menjadi sorotan publik.
|
Paus Leo XIV berada di puncak daftar prediksi Polymarket . Foto: Polymarket. |
Selain itu, publik juga memberikan perhatian khusus pada beberapa nama yang mengalami peningkatan volume pencarian, terutama Paus Leo XIV. Ia adalah orang yang paling banyak dicari di Google pada tahun 2025 karena terpilihnya ia pada bulan Mei, sebuah tonggak sejarah global.
Terpilihnya beliau sebagai Paus pertama keturunan Amerika memicu gelombang rasa ingin tahu yang besar di seluruh dunia. Menurut statistik Google, peristiwa ini menyebabkan kata kunci yang terkait dengannya mengalami lonjakan pertumbuhan yang "mendadak" dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga menempatkannya di puncak peringkat Polymarket.
Ada juga Bianca Censori, istri dari rapper Kanye West, yang menciptakan kehebohan pencarian besar-besaran berkat penampilan publiknya yang mengejutkan dan gaya busananya yang khas.
Besarnya minat terhadap daftar ini telah memicu 'budaya' baru di internet: pasar prediksi. Salah satu yang terkemuka adalah Polymarket, platform taruhan (mata uang kripto) terdesentralisasi yang berbasis di AS.
Polymarket menyelenggarakan pasar taruhan untuk berbagai acara global, termasuk memprediksi "Orang yang Paling Banyak Dicari di Google". Di sini, pengguna membeli/menjual saham dengan memprediksi hasilnya, dengan harga yang mencerminkan probabilitas kemenangan yang diperkirakan pasar. Hal ini mengubah laporan statistik tahunan menjadi "pertarungan" prediksi dengan volume perdagangan mencapai jutaan dolar.
Namun, platform ini juga berada di bawah pengawasan banyak negara karena beroperasi sebagai perjudian terselubung. Selain itu, platform ini juga membawa potensi risiko manipulasi.
Sumber: https://znews.vn/cuoc-chien-nguoi-duoc-tim-kiem-nhieu-nhat-tren-google-post1597401.html








Komentar (0)