Bapak Vo Hoang Nhan dan Ibu Nguyen Tran Thao Linh keduanya adalah dosen di Universitas Kien Giang, sehingga mereka cukup sibuk dengan kegiatan mengajar dan penelitian. Sejak memiliki anak, pasangan ini sepakat bahwa masa kecil seorang anak tidak hanya mencakup kebersamaan dengan orang tua dan kondisi belajar yang baik, tetapi juga pengalaman hidup nyata dan kenangan indah. Kebiasaan mereka bepergian bersama dimulai sebagai perjalanan singkat akhir pekan untuk mengubah suasana setelah hari kerja yang penuh tekanan. Lambat laun, perjalanan ini menjadi bagian dari kehidupan keluarga mereka. Bagi Ibu Linh dan suaminya, yang penting bukanlah bepergian jauh atau mewah, tetapi seluruh keluarga menghabiskan waktu bersama, makan, mengobrol, dan sebagainya.

Bapak Vo Hoang Nhan dan istrinya, Ibu Nguyen Tran Thao Linh, mengajak anak-anak mereka berlibur ke Kepulauan Hai Tac, Komune Tien Hai. Foto: CAM TU
Setiap perjalanan meninggalkan banyak kenangan dan pengalaman indah bagi keluarganya. Bisa berupa menyaksikan matahari terbit bersama, menikmati hidangan lokal baru, atau sekadar berbagi cerita gembira di sepanjang perjalanan… Semua ini menjadi "aset spiritual" yang berharga bagi Linh, suami, dan kedua anaknya. "Pengalaman nyata membantu anak-anak mengembangkan kepercayaan diri, kemampuan beradaptasi, rasa syukur atas kehidupan, dan memperoleh pengetahuan yang berharga. Perjalanan ini juga membantu saya dan suami mengisi ulang energi, mengurangi stres kerja, dan kembali mengajar serta menjalani hidup dengan pola pikir yang lebih positif," kata Linh.
Keluarga Linh biasanya memprioritaskan destinasi yang ramah anak, aman, dan dekat dengan alam. Alih-alih berfokus pada "sering bepergian," pasangan ini menekankan kualitas setiap perjalanan. Terkadang hanya perjalanan singkat di dalam provinsi, asalkan seluruh keluarga punya waktu untuk bersantai dan menjalin kebersamaan. Sebelum setiap perjalanan, mereka biasanya meneliti cuaca, rencana perjalanan, budaya lokal, dan aktivitas yang sesuai untuk anak-anak mereka untuk memastikan mereka siap dan nyaman selama setiap perjalanan.
Bagi keluarga Bapak Phan Chi Tinh, yang tinggal di komune Chau Thanh, akhir pekan adalah waktu untuk berkumpul bersama keluarga, berbagi suka dan duka setelah seminggu bekerja dan belajar, sehingga anggota keluarga sangat menghargai momen-momen ini bersama. Bapak Tinh berbagi: “Setiap akhir pekan, saya dan istri saya mencoba meluangkan waktu untuk mengajak anak-anak kami pulang ke kampung halaman atau pergi ke suatu tempat untuk bersantai. Melihat anak-anak kami dengan antusias menjelajahi hal-hal baru, menikmati alam, dan memiliki pengalaman nyata, saya merasa bahwa perjalanan itu lebih berharga daripada hadiah materi apa pun.”
Sampai saat ini, Bapak Tinh dan istrinya telah mengajak anak-anak mereka berlibur ke berbagai tempat baik di dalam maupun di luar provinsi. Ke mana pun mereka pergi, Bapak Tinh selalu melakukan riset terlebih dahulu agar dapat menceritakan kisah-kisah kepada anak-anaknya layaknya seorang pemandu wisata sungguhan. Anak-anaknya sangat tertarik mendengarkan ayah mereka menceritakan legenda dan kisah-kisah dari setiap tempat.
Menurut istri Bapak Tinh, Ibu Phan Nhu Mai, liburan keluarga sangat bermakna, memperkuat ikatan keluarga dan memberi anak-anak kesempatan untuk bermain dan terhubung dengan alam daripada tinggal di rumah bermain game atau menonton ponsel dan TV. Ibu Mai dengan antusias menceritakan perjalanan akhir pekan keluarganya baru-baru ini ke Zona Ekonomi Khusus Phu Quoc. Ia dan suaminya, bersama kedua anak mereka, mengagumi keindahan laut dan pulau-pulau, mengalami berbagai aktivitas menyenangkan, menikmati beragam kuliner , berenang, snorkeling untuk melihat terumbu karang, menangkap makanan laut sendiri, dan belajar tentang ekosistem alam.
Pada kenyataannya, perubahan lingkungan dari dinding beton yang sempit atau jalanan yang ramai ke lingkungan alam memiliki efek signifikan dalam mengurangi stres, memperluas wawasan, dan meningkatkan pengetahuan. Lebih penting lagi, ketika jauh dari perangkat elektronik, interaksi antara orang tua dan anak menjadi lebih berkualitas. Perjalanan akan terus menghadirkan berbagai situasi yang berbeda, membantu anak-anak belajar pemecahan masalah, keterampilan bertahan hidup, dan keterampilan perlindungan diri.
Melalui setiap perjalanan, anak-anak akan belajar banyak hal di luar apa yang mereka pelajari di buku, belajar mencintai alam, menghargai hidup, mencintai sesama, dan memahami nilai sakral keluarga. Perjalanan dan kegiatan di luar rumah bersama adalah kesempatan bagi keluarga untuk menikmati akhir pekan yang menyenangkan, dan orang tua dapat menghabiskan lebih banyak waktu bersama anak-anak mereka, bermain dan mempererat ikatan.
CAM TU
Sumber: https://baoangiang.com.vn/cuoi-tuan-nap-yeu-thuong-a485125.html







Komentar (0)