Pada tanggal 3 Desember, Rumah Sakit Kebidanan dan Pediatri Nghe An mengumumkan bahwa para dokter telah berhasil melakukan operasi untuk menyelamatkan nyawa LTBN (berdomisili di komune Yen Son, provinsi Nghe An), seorang anak dengan penyakit jantung bawaan yang parah dan berbagai kondisi medis berbahaya lainnya. Ini adalah kasus yang sangat kritis, membutuhkan resusitasi intensif, konsultasi interdisipliner, dan operasi darurat.

Menyelamatkan nyawa bayi baru lahir dengan penyakit jantung bawaan yang parah.
Saat lahir di Rumah Sakit Umum Do Luong, bayi N. mengalami sianosis dan kesulitan bernapas. Setelah pemeriksaan awal, dokter mencurigai pneumonia neonatal dan gagal napas, sehingga mereka memindahkan anak tersebut ke Rumah Sakit Kebidanan dan Pediatri Nghe An. Di sana, pasien dirawat dalam kondisi kritis: pneumonia berat, sepsis, membutuhkan ventilasi mekanis, dan dengan prognosis yang sangat buruk.
Meskipun telah menjalani perawatan intensif selama lebih dari 20 hari, kondisi bayi tersebut tidak membaik. Pemeriksaan ekokardiogram menunjukkan bahwa anak tersebut memiliki duktus arteriosus paten yang besar, menyebabkan aliran darah abnormal, pelebaran bilik jantung, dan mengakibatkan gagal jantung berat. Konsultasi multidisiplin menyimpulkan bahwa operasi segera untuk mengikat duktus arteriosus diperlukan untuk menyelamatkan nyawa anak tersebut.
Tantangan terbesar adalah anak tersebut terlalu kecil, kekurangan berat badan, dan sepenuhnya bergantung pada ventilator. Keluarga tersebut menghadapi kesulitan keuangan , sehingga rumah sakit, berkoordinasi dengan Departemen Pekerjaan Sosial, memohon dukungan dari para dermawan untuk memastikan operasi dapat dilakukan tepat waktu.
Operasi dilakukan dengan aman, dan tim intervensi berhasil mengatasi duktus arteriosus paten, menstabilkan hemodinamika dan menghilangkan risiko ruptur serta gagal jantung akut – situasi yang dapat merenggut nyawa seorang anak dalam sekejap. Pasca operasi, anak tersebut terus menerima resusitasi, pengendalian infeksi, dan pemantauan ketat setiap jam.
Perubahan positif muncul hari demi hari: paru-parunya berventilasi lebih baik, jantungnya berfungsi lebih stabil, dan bayi tersebut kembali bernapas dan menyusu sendiri. Setelah lebih dari sebulan perawatan, bayi tersebut dipulangkan pada usia 53 hari, yang sangat mengharukan bagi keluarga dan tim medis yang merawatnya.
Perjalanan pemulihan bayi N. adalah kisah indah tentang etika medis, dedikasi tim medis, dan upaya kolektif masyarakat – faktor-faktor yang telah memberikan kesempatan bertahan hidup kepada bayi yang lahir di ambang batas antara hidup dan mati.
Sumber: https://suckhoedoisong.vn/cuu-song-be-so-sinh-mac-tim-bam-sinh-nang-169251203161454399.htm







Komentar (0)