Informasi ini telah dikonfirmasi oleh juru bicara Bapak Berlusconi, menurut Daily Mail.
Tuan Berlusconi telah menderita leukemia kronis "untuk beberapa waktu" dan baru-baru ini mengalami infeksi paru-paru. Ia dirawat di rumah sakit di Milan pada tanggal 5 April karena infeksi paru-paru yang disebabkan oleh penyakit ini. Sebelumnya, ia pernah menderita penyakit jantung, kanker prostat, dan dirawat di rumah sakit karena COVID-19 pada tahun 2020.
Foto terbarunya yang dirilis diambil saat ia keluar dari rumah sakit pada tanggal 19 Mei.
Mantan Perdana Menteri Berlusconi, lahir pada 29 September 1936, telah menghadapi berbagai skandal dan persidangan terkait tuduhan penggelapan pajak dan pelanggaran seksual.
Media Italia melaporkan pada 12 Juni bahwa mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi telah meninggal dunia pada usia 86 tahun di Rumah Sakit San Raffaele di Milan.
Tuan Berlusconi adalah pemegang saham utama Mediaset, perusahaan penyiaran televisi komersial terbesar di Italia. Pada Juni 2023, kekayaan bersihnya diperkirakan sekitar 7 miliar dolar AS. Ia juga memiliki klub sepak bola Italia AC Milan dari tahun 1986 hingga 2017.
Berlusconi memimpin beberapa pemerintahan , dari tahun 1994 hingga 1995, 2001 hingga 2006, dan 2008 hingga 2011, dan sejak 2019 menjadi anggota Parlemen Eropa, tempat ia sebelumnya bertugas dari tahun 1999 hingga 2001.
Sembilan tahun menjabat sebagai perdana menteri menjadikannya kepala pemerintahan dengan masa jabatan terpanjang ketiga di Italia, setelah Benito Mussolini dan Giovanni Giolitti. Kematiannya dapat secara signifikan mengubah dinamika politik Italia dalam beberapa bulan mendatang.
Menurut CNBC, Berlusconi telah menikah dua kali dan memiliki lima anak.
Sumber






Komentar (0)