Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Bagaimana cara menyelamatkan anak dari tenggelam?

Di awal musim panas, telah terjadi serangkaian insiden tenggelam, dengan beberapa kasus mengakibatkan kematian 5 anak, kasus lain 3 anak, dan kasus lainnya lagi 1-2 anak. Bagaimana kita dapat mencegah kecelakaan yang memilukan ini?

Báo Tây NinhBáo Tây Ninh25/05/2026

Langkah 1:   Baringkan anak dalam posisi telentang di permukaan yang keras, dengan kepala dan tubuh lurus.

Petugas penyelamat berlutut di samping kepala anak. Jika pakaian basah terlalu tebal dan menutupi dada, pakaian tersebut dapat dengan cepat dilonggarkan agar memudahkan pengamatan tulang rusuk.

Langkah 2:   Bersihkan saluran pernapasan.

Letakkan satu tangan di dahi anak dan miringkan kepalanya ke belakang secara perlahan. Gunakan dua jari tangan lainnya untuk mengangkat dagu. Gerakan ini mencegah lidah jatuh ke belakang dan menghalangi trakea. Jangan menekuk leher anak ke depan karena ini akan mempersempit jalan napas.

Jika Anda melihat lumpur, alga, sisa makanan, atau lendir di mulut Anda, segera singkirkan dengan jari yang dibungkus kain bersih. Jangan mencoba untuk mengeluarkannya lebih jauh jika Anda tidak dapat melihat benda asing tersebut, karena hal ini dapat memperburuk penyumbatan.

Langkah 3:   Resusitasi mulut ke mulut.

Untuk anak di atas 1 tahun: Pegang dahi anak dengan satu tangan, miringkan kepalanya sedikit ke belakang. Gunakan ibu jari dan jari telunjuk tangan tersebut untuk menutup kedua lubang hidung. Penyelamat menarik napas normal, jangan terlalu dalam. Tutup mulut sepenuhnya di atas mulut anak untuk mencegah udara keluar.

Untuk anak di bawah 1 tahun: Sumbat hidung terpisah tidak diperlukan. Mulut penyelamat akan menutupi hidung dan mulut anak secara bersamaan karena wajah anak masih kecil.

Cara meniup: Tiup perlahan dan merata selama sekitar 1 detik setiap tarikan napas. Jangan meniup terlalu keras. Arahkan pandangan Anda ke dada anak. Tanda terpenting bahwa Anda meniup dengan benar adalah ketika dada anak naik perlahan setiap kali bernapas.

Jika dada tidak terangkat: Anda perlu menyesuaikan postur tubuh, memiringkan kepala ke belakang dan mengangkat dagu, memeriksa mulut Anda apakah ada benda asing, lalu tiup lagi.

Setelah setiap tarikan napas: Angkat mulut Anda, lepaskan tangan yang menutupi hidung Anda (jika anak lebih besar), biarkan dada Anda mengempis secara alami sebelum menarik napas berikutnya.

Petugas penyelamat mengulangi pemberian napas buatan sebanyak lima kali berturut-turut.

Hal-hal yang harus dihindari: Jangan mengguncang-guncang untuk mengeluarkan air. Jangan menekan perut. Jangan meniup terlalu keras atau terlalu cepat. Jangan buang waktu mencoba "mengeluarkan air".

Cukup tiup secukupnya hingga dada Anda terangkat; hanya itu yang perlu Anda lakukan.

Setelah lima tarikan napas pertama: Jika anak mulai batuk, bernapas sendiri, atau bergerak, terus pantau dan segera bawa ke rumah sakit.

Langkah 4:   Kompresi dada.

Jika anak tetap tidak sadar dan tidak bernapas sendiri, mulailah kompresi dada dalam siklus 30 kompresi dada + 2 napas dan hubungi 115 sesegera mungkin.

Hal terpenting dalam penanganan darurat tenggelam adalah memberikan oksigen ke otak secepat mungkin. Dalam banyak kasus, hanya beberapa tarikan napas yang tepat dalam beberapa menit pertama dapat menyelamatkan nyawa seorang anak.

Lanjutkan perawatan ini hingga petugas medis tiba atau anak menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Sekalipun seorang anak sadar kembali setelah tenggelam, mereka tetap harus dibawa ke fasilitas medis untuk dipantau karena gagal napas atau edema paru dapat berkembang kemudian.

Pencegahan adalah hal yang paling penting.

Orang tua dilarang keras mengizinkan anak-anak berenang di sungai, kolam, danau, atau laut tanpa pengawasan orang dewasa. Pengawas harus selalu berada cukup dekat untuk menjangkau dan menyentuh anak jika perlu. Di rumah, wadah air, akuarium, dan waduk air harus memiliki penutup yang aman. Area dengan sungai yang dalam, arus yang kuat, terminal feri, atau daerah rawan longsor harus memiliki rambu peringatan yang jelas.

Selain belajar berenang, anak-anak juga perlu mempelajari keterampilan "berenang untuk bertahan hidup" seperti belajar mengapung, tetap tenang saat jatuh ke air, mengetahui cara meminta bantuan, dan tidak panik.

Kelalaian sesaat dapat merenggut nyawa seorang anak. Namun terkadang, hanya beberapa menit ketenangan, dengan mengetahui cara melakukan "lima napas emas," dapat menyelamatkan nyawa yang berada di ambang kematian.

Sumber: https://baotayninh.vn/cuu-tre-bi-duoi-nuoc-ra-sao-147527.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Hòa ca Quốc ca – 50.000 trái tim chung nhịp đập yêu nước

Hòa ca Quốc ca – 50.000 trái tim chung nhịp đập yêu nước

Matahari terbenam.

Matahari terbenam.

Danau Hoan Kiem

Danau Hoan Kiem