Insiden tersebut terjadi di jalur selatan jalan tol M3, dekat persimpangan Minley di Hampshire, sekitar pukul 09.00 waktu setempat pada tanggal 28 Mei.
Mobil Lamborghini yang dikendarai mantan pemain timnas Inggris itu menabrak pembatas jalan. Untungnya, tidak ada kendaraan lain yang terlibat dan tidak ada yang terluka.

Namun, kejadian setelah kecelakaan itu membuat situasi menjadi sangat serius. Polisi Hampshire mengatakan pengemudi berusia 31 tahun dari Berkshire itu ditangkap untuk penyelidikan atas empat tuduhan: mengemudi di bawah pengaruh zat terlarang, mengemudi berbahaya, kepemilikan zat terlarang, dan menolak memberikan sampel tes yang diminta.
Mantan bintang Man City itu kemudian dibebaskan dengan jaminan sementara polisi melanjutkan penyelidikan mereka. Belum ada kesimpulan akhir yang dicapai mengenai masalah ini.
Masa depan pemain sayap berusia 31 tahun itu sebagian besar akan bergantung pada hasil penyelidikan polisi.
Insiden ini terjadi di tengah penurunan signifikan dalam karier Sterling baru-baru ini. Saat ini ia bermain untuk Feyenoord di liga Belanda, setelah meninggalkan Chelsea pada bulan Februari.
Pemain sayap kelahiran 1994 ini pernah menjadi salah satu bintang penyerang paling menonjol di sepak bola Inggris. Sterling bergabung dengan akademi Liverpool dari Queens Park Rangers pada tahun 2010 saat berusia 15 tahun, dan dengan cepat menorehkan namanya di Anfield.
Setelah perselisihan kontrak, ia pindah ke Manchester City pada tahun 2015 dan memasuki fase paling cemerlang dalam kariernya. Saat bermain untuk klub Etihad Stadium, Sterling memenangkan empat gelar Premier League, lima Piala Liga, dan satu Piala FA.

Namun, kariernya tidak berjalan mulus setelah meninggalkan Man City. Sterling gagal memberikan dampak yang diharapkan di Chelsea, sebelum menjalani masa peminjaman yang biasa-biasa saja di Arsenal.
Meninggalkan Stamford Bridge untuk bergabung dengan Feyenoord menandai langkah mundur yang signifikan bagi seorang pemain yang menghabiskan bertahun-tahun berkompetisi di level tertinggi Liga Premier.
Di level internasional, Sterling telah mencatatkan 82 penampilan untuk Inggris dan mencetak 20 gol. Ia merupakan pemain kunci dalam periode-periode ketika tim Inggris melaju jauh di banyak turnamen besar.
Sebuah sumber yang dekat dengan Sterling menyatakan bahwa dilupakan secara bertahap setelah bertahun-tahun bermain di level tertinggi telah memberikan tekanan psikologis yang sangat besar padanya.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/cuu-tuyen-thu-anh-va-man-city-bi-bat-post779809.html








Komentar (0)