Festival Dien Hue Nam adalah salah satu festival unik di Hue , yang menarik banyak wisatawan domestik dan internasional.

Festival Kuil Hue Nam tahun ini, yang diadakan pada tanggal 18 dan 19 April (bertepatan dengan hari ke-2 dan ke-3 bulan ke-3 kalender lunar), merupakan salah satu acara spiritual dan budaya khas Hue. Festival ini tidak hanya memiliki makna keagamaan tetapi juga berkontribusi pada pelestarian dan promosi warisan budaya takbenda nasional, khususnya pemujaan Tiga Dewi Ibu.

Festival Kuil Hue Nam, juga dikenal sebagai Festival Kuil Hon Chen, berlangsung di Kuil Hue Nam, sebuah kuil suci yang terletak di Gunung Ngoc Tran, di tepi Sungai Perfume yang indah. Area festival membentang dari pusat kota hingga daerah pegunungan dan tepi sungai, menciptakan lanskap budaya yang megah dan puitis.

Festival ini berakar kuat dalam kepercayaan rakyat, terkait dengan pemujaan Dewi Thien YA Na – dewa yang dipuja oleh masyarakat sebagai "Ibu Tanah Air". Kepercayaan ini merupakan perpaduan unik antara budaya Vietnam dan pengaruh budaya Cham, yang menciptakan kedalaman sejarah dan identitas khas bagi festival tersebut.

Festival ini diadakan dua kali setahun, pada bulan ketiga dan ketujuh kalender lunar, dengan bulan ketiga sebagai acara utama, yang menarik banyak penduduk lokal dan wisatawan. Ini juga merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk mengungkapkan rasa hormat dan berdoa untuk perdamaian, kemakmuran, dan kehidupan yang harmonis.

Tujuan festival ini melampaui kegiatan keagamaan, mencakup edukasi tentang tradisi patriotik, kebanggaan nasional, dan prinsip "mengingat sumber air minum". Bersamaan dengan itu, festival ini menghormati kontribusi leluhur kita dan mempromosikan nilai sejarah dan arsitektur situs tersebut.

Salah satu daya tarik utama festival ini adalah kesungguhan ritualnya, yang melestarikan nilai-nilai tradisional. Kegiatan seperti prosesi Dewi Ibu, upacara pengorbanan, dan ritual perantara roh dilakukan dengan penuh penghormatan, sambil menghilangkan unsur-unsur yang menyinggung atau tidak pantas bagi adat dan tradisi Vietnam.

Festival tahun ini diperkirakan akan menarik antara 6.000 hingga 10.000 peserta, yang menunjukkan daya tarik acara yang besar. Ini juga merupakan kesempatan bagi Hue untuk secara bertahap mengembangkan festival ini menjadi produk wisata budaya dan spiritual yang khas, serta berkontribusi pada pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Pengorganisasian dilakukan dengan cermat, memastikan keamanan dan ketertiban, keselamatan lalu lintas, pencegahan dan pengendalian kebakaran, serta sanitasi lingkungan. Mobilisasi sumber daya dilakukan berdasarkan prinsip kesukarelaan, keterbukaan, dan transparansi, menghindari praktik negatif atau pengambilan keuntungan yang tidak perlu.

Puncak acara festival ini adalah prosesi pada pagi hari tanggal 18 April, ketika prosesi darat dimulai dari Kuil Bunda Suci di Jalan Chi Lang 352, bergabung dengan prosesi perahu di Sungai Perfume untuk bertemu di Taman Thuong Bac. Setelah Upacara Pengumuman, prosesi berlanjut dengan perahu ke Kuil Hue Nam, menciptakan pemandangan yang meriah dan sakral.

Di luar makna spiritualnya, festival ini memukau dengan kostum, musik, dan ritualnya yang semarak. Semua elemen ini berpadu untuk menciptakan ruang yang kaya budaya dan simbolis, berkontribusi pada pelestarian dan penyebaran nilai-nilai warisan unik dari ibu kota kuno Hue.
Sumber: https://vtv.vn/dac-sac-le-hoi-dien-hue-nam-100260418102207762.htm






Komentar (0)