
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova (Foto: TASS)
Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita TASS, ketika ditanya apakah pembicaraan Rusia-Amerika masih mungkin dilakukan hampir setahun setelah pertemuan di Anchorage, Maria Zakharova tetap optimis, menambahkan bahwa kedua pihak tidak menarik diri dari negosiasi.
"Kami ingin negosiasi dengan AS menjadi lebih giat dan efektif, dan ada semua peluang untuk itu," kata Zakharova. "Dari pihak Rusia, kami siap bekerja, jadi, tentu saja, pekerjaan terus berlanjut."
Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, situasi terkini di Timur Tengah menjadi fokus sebagian besar lembaga pemerintah AS. Pada saat yang sama, diplomat Rusia tersebut menambahkan bahwa terlepas dari isu Timur Tengah, kontak antara Rusia dan AS terus berlanjut, dan kedutaan tetap beroperasi, meskipun pada tingkat yang sangat terbatas.
"Pada tanggal 25 Mei, percakapan telepon terjadi antara diplomat-diplomat senior kami. Isu-isu terkait situasi di sekitar Ukraina dan hal-hal lainnya dibahas," kata Zakharova.

Negosiasi Rusia-AS di Anchorage, Alaska, AS, Agustus 2025 (Foto: RIA Novosti)
Anggota Kongres Anna Paulina Luna (Partai Republik, mewakili Florida) mengatakan bahwa pemerintahan AS dapat memfasilitasi penyelesaian konflik di Ukraina melalui tindakan diplomatik dan menjaga kontak dengan Rusia.
"Saya ingin menjadi orang pertama yang mengucapkan selamat kepada Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio atas tercapainya kesepakatan perdamaian antara Rusia dan Ukraina. Meskipun hal itu belum terjadi, menggunakan diplomasi yang matang dan menjaga dialog terbuka dengan Rusia adalah cara pemerintahan AS akan berhasil," tulisnya di media sosial. "Siapa pun yang berpikir bahwa menolak untuk berdiskusi dengan Rusia adalah cara terbaik untuk menyelesaikan perang adalah keliru."
Sebelumnya, dalam sidang di hadapan Komite Urusan Luar Negeri DPR, Ibu Luna mempertanyakan Bapak Rubio tentang kontak pemerintahan AS dengan Rusia. Bapak Rubio menjawab bahwa ia menganggap kontaknya dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov sebagai tindakan "diplomasi yang matang." Menurut Bapak Rubio, AS harus mempertahankan hubungan dan terlibat dalam dialog dengan Rusia.
Sumber: https://vtv.vn/nga-san-sang-tiep-tuc-dam-phan-voi-my-100260604122417288.htm








Komentar (0)