Tema perayaan Hari Lahir Buddha tahun ini adalah: "Menyebarkan Welas Asih". Pada upacara tersebut, para biarawati Stupa Agung membacakan pesan dari Patriark Agung Sangha Buddha Vietnam, Yang Mulia Thich Tri Quang, yang ditujukan kepada para biksu, biarawati, dan umat Buddha Vietnam di dalam dan luar negeri pada kesempatan Hari Lahir Buddha, Kalender Buddha 2570.

Biarawati dari Stupa Mandala Agung Tay Thien melakukan ritual memandikan Buddha.
Hal ini menekankan bahwa ini adalah acara khusus, bukan hanya memperingati kelahiran Buddha Shakyamuni, tetapi juga kesempatan bagi setiap umat Buddha untuk merenungkan dan lebih memahami pelajaran mendalam dari kehidupan Buddha dan ajaran praktisnya.
Kehidupan Sang Buddha bagaikan sebuah "peta".
Dalam tradisi Vajrayana, kehidupan Sang Buddha diringkas melalui dua belas perbuatan besar. Setiap perbuatan tidak hanya menandai suatu tahapan dalam hidupnya tetapi juga melambangkan transformasi batiniah dari mereka yang mempraktikkannya.

Para penganut Buddha mempersembahkan bunga teratai dalam bentuk kelahiran Buddha dan mengelilingi stupa tersebut.
Kepergian Sang Buddha dari istana kerajaan untuk menjadi seorang biksu dipandang sebagai simbol pelepasan dari keterikatan dan batasan. Pencerahannya di bawah pohon Bodhi melambangkan kemampuan untuk mengenali kebaikan yang melekat dalam diri setiap orang. Peninggalan yang ditinggalkannya setelah kematiannya berfungsi sebagai pengingat akan tanggung jawab untuk meninggalkan nilai-nilai positif bagi generasi mendatang.
"Sang Buddha menyelesaikan dua belas langkah perilaku berbudi luhur itu lebih dari 2.600 tahun yang lalu. Tahap selanjutnya adalah tanggung jawab kita masing-masing," demikian pesan yang ditekankan dalam Upacara Agung tahun ini.

Sebuah prosesi kereta hias yang membawa patung Buddha pada hari ulang tahunnya.
Agar semua orang dapat merenungkannya.
Di pagi hari, para biarawati dan jemaat melakukan ritual pembacaan himne yang secara tradisional dikaitkan dengan Bodhisattva Nagarjuna lebih dari 1.800 tahun yang lalu. Himne tersebut memuji dua belas kebajikan Buddha dan makna transformatif yang mendalam dari setiap tahapan pencerahan.
Dari Di Kota Ho Chi Minh, seorang pengikut Buddha bernama Nguyen Thi Thanh berbagi: "Perayaan Hari Lahir Buddha di Stupa Mandala Agung di Tay Thien seperti pintu terbuka, membantu setiap pengikut Buddha melangkah ke peta spiritual selama dua puluh enam abad, untuk menyadari bahwa mereka pun dapat menempuh kedua belas langkah dalam perjalanan menuju kebahagiaan dan pencerahan."

Ritual pemandian Buddha mengandung tiga lapisan makna sekaligus: menciptakan kembali momen kelahiran Buddha, membersihkan pikiran dari penderitaan, dan membangkitkan kebaikan yang melekat dalam diri setiap orang.
Program upacara besar tersebut mencakup banyak ritual khas seperti memandikan Buddha, prosesi kereta hias berhiaskan bunga untuk merayakan kelahiran Buddha, melantunkan pujian atas dua belas kebajikan Buddha, mempersembahkan lampu, dan melepaskan hewan, yang menarik banyak umat Buddha dan wisatawan dari seluruh dunia untuk berpartisipasi.
Gambar anak-anak kecil yang berpartisipasi dalam ritual seperti memandikan patung Buddha atau menyalakan lilin sebagai persembahan bersama kakek-nenek dan orang tua mereka dipandang sebagai kelanjutan dan pewarisan nilai-nilai budaya dan spiritual yang indah dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Bagi kaum muda, ini adalah kesempatan untuk sejenak menjauh dari layar ponsel mereka, merenungkan tahun yang telah berlalu, mempraktikkan gaya hidup yang lebih berbudi luhur, dan memfokuskan hati mereka untuk berdoa bagi kedamaian dan kesejahteraan orang tua, keluarga, dan orang-orang terkasih mereka.

Umat Buddha mempersembahkan lentera kepada patung kelahiran Buddha.
Hari Ulang Tahun Buddha bukan hanya hari untuk memperingati; bagi mereka yang mempraktikkan Buddhisme, ini adalah waktu yang bermakna dalam setahun untuk merenungkan perjalanan spiritual mereka sendiri.
Sumber: https://nld.com.vn/dai-le-phat-dan-2026-gieo-hat-giong-binh-an-trong-moi-nguoi-196260531195653643.htm








Komentar (0)