Kepala tim negosiasi Ukraina, Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Rustem Umerov, menulis di X pada 4 Februari: "Pekerjaan ini praktis dan efektif, berfokus pada langkah-langkah konkret dan solusi praktis."
Seorang pejabat AS, yang meminta namanya dirahasiakan saat memberikan komentar, juga mengatakan bahwa pembicaraan tersebut "produktif" dan akan berlanjut pada Kamis pagi (5 Februari). Seperti diketahui, putaran pertama pembicaraan antara kedua pihak diadakan di UEA akhir bulan lalu.
Dalam pidato daring malam harinya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa sangat penting agar negosiasi mengarah pada perdamaian sejati. Ia juga menyatakan bahwa Ukraina berharap pembicaraan tersebut akan segera menghasilkan pertukaran tahanan baru.

Foto-foto yang dirilis sebelumnya pada hari itu oleh Kementerian Luar Negeri UEA menunjukkan tiga delegasi duduk mengelilingi meja berbentuk U, dengan para pejabat AS duduk di tengah, termasuk utusan khusus Steve Witkoff dan menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner.
Pemerintahan AS telah mendesak Ukraina dan Rusia untuk mencari kompromi guna mengakhiri perang yang telah berlangsung selama empat tahun, tetapi kedua pihak tetap sangat terpecah belah pada poin-poin penting meskipun telah dilakukan beberapa putaran pembicaraan dengan para pejabat AS.
"Kabar baiknya adalah untuk pertama kalinya dalam waktu yang sangat lama, kita memiliki tim teknis militer dari Ukraina dan Rusia yang bertemu dalam forum di mana kita juga akan berpartisipasi dengan para ahli kita," kata Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di Washington pada hari Rabu. "Saya tidak ingin mengatakan bahwa negosiasi saja adalah kemajuan, tetapi partisipasi itu baik."
Isu paling kontroversial dalam negosiasi sejauh ini tetaplah tuntutan Rusia agar Ukraina melepaskan wilayah yang masih dikuasainya di wilayah Donbas. Ukraina mengatakan konflik harus dibekukan di sepanjang garis depan saat ini dan menolak penarikan pasukan sepihak.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada hari Rabu bahwa pasukan Rusia akan terus bertempur sampai Kyiv membuat "keputusan" yang dapat mengakhiri perang.
Sumber: https://congluan.vn/dam-phan-ba-ben-nga-ukraine-va-my-tiep-tuc-dien-ra-hieu-qua-10329432.html








Komentar (0)