
Dengan keindahan alamnya yang masih alami dan warisan budaya berwujud maupun tak berwujud yang unik dari penduduk pesisirnya, Thien Cam secara bertahap menegaskan posisinya di peta pariwisata Vietnam.
Melodi Laut
Menurut penduduk setempat, nama Thien Cam berarti "harpa surgawi". Ketika angin bertiup melalui pegunungan dan ombak menghantam pantai berpasir, suara itu bergema seperti melodi merdu dari laut. Tempat ini memiliki keindahan yang megah dan romantis.
Dari puncak Gunung Thien Cam, pengunjung dapat menikmati pemandangan panorama pantai berbentuk bulan sabit, yang dikelilingi oleh dua pegunungan - Gunung Thien Cam dan Gunung Dau Voi. Pantai ini memiliki panjang sekitar 3 km, dengan pasir putih halus, air biru jernih, dan kemiringan yang landai, menjadikannya ideal untuk berenang, berperahu, atau berjalan-jalan dan menikmati pemandangan.
Bagi para penggemar fotografi, ini adalah destinasi wisata yang fantastis untuk mengambil foto-foto tepi pantai yang unik dan autentik.
Sebuah negeri dengan nilai-nilai budaya dan sejarah yang telah lama diwariskan.
Selain pemandangan alamnya yang indah, Thien Cam juga merupakan daerah yang kaya akan nilai budaya dan sejarah. Terletak di lereng gunung adalah Pagoda Cam Son, sebuah kuil kuno yang dibangun pada masa Dinasti Tran. Kuil ini masih menyimpan prasasti batu yang bertuliskan puisi karya Raja Le Thanh Tong selama kunjungannya ke Selatan. Pengunjung juga dapat menemukan Pagoda Yen Lac dan Kuil Ibu Suci, tempat-tempat yang menjadi saksi tradisi budaya provinsi Ha Tinh yang telah berlangsung lama.
Desa nelayan Cua Nhuong di dekatnya adalah tempat sungai bermuara ke laut dan juga lokasi pasar ikan Con Go tertua. Dalam hawa dingin berkabut, pemandangan para nelayan yang kembali setelah perjalanan malam hari, membawa hasil laut segar, sungguh puitis. Kehidupan di sini sederhana, pedesaan, dan bersahaja.
Selain situs bersejarah dan tempat-tempat indah, Thien Cam juga merupakan rumah bagi bentuk budaya rakyat yang unik: festival Cau Ngu dengan lagu-lagu dayungnya yang khas.
Sebuah titik pertemuan budaya, tempat untuk menemukan kedamaian.
Di pantai Thien Cam, pengunjung dapat mampir ke warung makan kecil dengan meja dan kursi bambu sederhana untuk menikmati hidangan laut yang lezat seperti cumi bakar arang, ikan kembung kukus, bubur kerang, kepiting kukus dengan bir, atau makanan laut segar lainnya yang baru saja ditangkap.
Dengan tujuan mewujudkan pariwisata berkelanjutan, Thien Cam telah ditetapkan oleh provinsi sebagai kawasan wisata utama dalam beberapa tahun terakhir. Sistem hotel, penginapan, dan restoran semakin berkembang dan dimodernisasi, sambil tetap mempertahankan pesona pedesaan yang melekat.
Dengan keunggulan alam dan keramahan penduduknya, Thien Cam bukan hanya sebuah resor tetapi juga titik pertemuan budaya, di mana pengunjung dapat menemukan kedamaian, mendengarkan "musik surgawi" di tengah laut biru, dan sangat menghargai keindahan tanah dan masyarakat Ha Tinh.
Sumber: https://baodanang.vn/dan-troi-ngan-vang-giua-long-ha-tinh-3308946.html






Komentar (0)