Daun ginkgo di Tengchong (Yunnan) berubah warna menjadi keemasan yang cemerlang mulai sekitar tanggal 15 November hingga 15 Desember. Blogger perjalanan The Vu (30 tahun, dari Lao Cai ) menggambarkan pemandangan di Desa Ginkgo, Kota Gudong, Kabupaten Tengchong sebagai "sangat indah" dan "rapuh"—hanya hembusan angin atau hujan dapat dengan cepat menghapus momen keemasan tersebut.

Apa yang membuatnya menarik?
Menurut The Vu, desa Bach Qua adalah desa kuno dengan pohon ginkgo yang berusia sekitar 1.800 tahun. Ini adalah tempat di mana budaya Burma dan Tiongkok berpadu, menciptakan suasana yang tenang, lembut namun memikat ketika matahari sore bersinar menembus dedaunan keemasan, menerangi lorong-lorong sempit.

Momen emas: 15 November - 15 Desember
Daun ginkgo mulai menguning pada bulan November, dengan waktu terindah sekitar tanggal 15 November hingga 15 Desember, seperti yang disarankan oleh The Vu. Ia menekankan bahwa keindahan ini bersifat sementara dan mudah memudar, jadi sebaiknya manfaatkan jangka waktu singkat yang disebutkan di atas.

Jelajahi : Desa Baigu dan Kota Tua Huashun
Selain desa yang diselimuti dedaunan ginkgo, The Vu menyarankan untuk mengunjungi kota kuno Hoa Thuan. Terkesan dengan usianya yang sudah tua dan suasananya yang damai, kota ini masih mempertahankan tempo kehidupan yang lambat dengan arsitektur yang memadukan gaya Burma dan Tiongkok, sangat cocok bagi mereka yang menikmati berjalan-jalan dan mengagumi kota tua saat cuaca mulai dingin.

Pakaian & Teknik Fotografi
Untuk mengabadikan keindahan dedaunan musim gugur keemasan dalam foto Anda, The Vu menyarankan pakaian ringan dan nyaman dengan warna-warna cerah, terbuat dari kain yang mengalir, atau mantel trench berwarna krem. Desa kuno ini menawarkan penyewaan kostum dan layanan rias wajah ala "influencer Douyin," yang praktis bagi wisatawan yang ingin berfoto serasi dengan latar belakang tersebut.

Perkiraan rencana perjalanan dan biaya
Perjalanan Vu berlangsung selama 4 hari 3 malam, dengan total biaya lebih dari 9 juta VND (tergantung kebutuhan), bagian termahalnya adalah belanja dan pengeluaran pribadi. Bagi wisatawan Vietnam, ia merekomendasikan untuk mengikuti tur agar tidak perlu khawatir tentang prosedur dan mengatur transportasi serta akomodasi.

Perjalanan: menyarankan rute optimal
Jika bepergian melalui jalan darat, rute nyaman yang disarankan oleh The Vu adalah: dari gerbang perbatasan Lao Cai ke Dali, kemudian melanjutkan ke Baoshan dengan kereta api, dan kemudian dengan mobil ke Tengchong. Ia menekankan, "Anda harus melewati Dali untuk sampai ke Tengchong dengan cara tercepat karena ini adalah rute yang optimal."
Mengenai prosedur, menurut The Vu, memasuki China saat ini sangat mudah dan cepat; baik bepergian dengan pesawat atau darat, prosedur imigrasinya sama.

Tips cepat
- Waktu ideal: sekitar tanggal 15 November hingga 15 Desember, ketika daun ginkgo berwarna kuning menyala.
- Cuaca dan pemandangan berubah dengan cepat, jadi fleksibelkan jadwal Anda untuk memastikan Anda dapat mengambil foto saat cuaca kering dan tidak terlalu berangin.
- Pakaian berwarna terang, seperti mantel krem, membantu menonjol di tengah latar belakang dedaunan; pakaian dan riasan dapat disewa di desa kuno tersebut.
- Wisatawan Vietnam sebaiknya mempertimbangkan untuk mengikuti tur guna mengoptimalkan transportasi, akomodasi, dan prosedur.
- Rute jalan yang disarankan: Lao Cai – Dali – Baoshan – Dengchong.


Cerita
“Begitu saya menginjakkan kaki di Dang Xung, saya langsung terpikat oleh cuaca dan budaya setempat… Saya terpesona oleh keindahan desa yang sederhana dan sangat puitis,” kata The Vu. Baginya, alasan untuk kembali hanyalah karena “pemandangan yang rapuh itu tak terlupakan.”
Sumber: https://baonghean.vn/dang-xung-la-bach-qua-vang-1511-1512-canh-sac-mong-manh-10312823.html








Komentar (0)