
Menghidupkan kembali warisan dari ingatan sejarah.
Pagoda Cảnh Tiên adalah kuil kuno dengan sejarah panjang, yang berasal dari abad ke-17. Kuil ini dibangun oleh jenderal terkenal Nguyễn Hữu Dật, yang mencerminkan aspirasinya untuk perdamaian dan semangat keadilan setelah periode perang.
Pada tahun 1713, kuil ini dianugerahi gelar "Sac Tu Canh Tien Tu" oleh Lord Nguyen Phuc Chu, dan menjadi kuil nasional yang terkenal di wilayah Dang Trong. Sepanjang berbagai dinasti, kuil ini terus dipugar dan direnovasi, secara bertahap menjadi simbol budaya dan spiritual yang erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat setempat.
Namun, selama perang, terutama perlawanan terhadap AS, kuil tersebut mengalami kerusakan parah, hampir kehilangan seluruh arsitektur aslinya. Kerugian ini bukan hanya bersifat materiil tetapi juga menciptakan kekosongan dalam ruang budaya dan spiritual komunitas.
Meskipun demikian, kenangan akan Pagoda Canh Tien telah dilestarikan oleh masyarakat selama beberapa generasi. Pada tahun 2015, pagoda tersebut diklasifikasikan sebagai peninggalan sejarah dan budaya tingkat provinsi, menciptakan landasan hukum penting untuk secara bertahap memulihkan, melestarikan, dan mempromosikan nilai peninggalan tersebut pada fase baru.

Dalam beberapa tahun terakhir, berkat perhatian dari Komite Partai, pemerintah, Asosiasi Buddha Vietnam, dan upaya bersama masyarakat, Pagoda Canh Tien telah dipulihkan ke kondisi yang megah, menjadi daya tarik budaya dan spiritual khas komune Ninh Chau.
Menyebarkan nilai-nilai, menatap ke masa depan.
Pada upacara peresmian, Bapak Le Ngoc Huan, Ketua Komite Rakyat Komune Ninh Chau, menegaskan bahwa penyelesaian proyek ini bukan hanya merupakan kegembiraan bagi umat Buddha, tetapi juga memiliki makna yang mendalam dalam melestarikan warisan budaya lokal.
Pagoda Cảnh Tiên bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol budaya dan sejarah tanah air. Pemugaran dan pelestarian pagoda ini berkontribusi pada pemeliharaan identitas nasional dan penyebaran nilai-nilai positif dalam kehidupan masyarakat. Pemerintah daerah akan terus fokus pada peningkatan nilai situs bersejarah ini bersamaan dengan pendidikan tradisional, membangun kehidupan budaya di tingkat akar rumput, dan secara bertahap memanfaatkan potensinya untuk wisata spiritual.
"Kami berharap Pagoda Canh Tien akan menjadi destinasi budaya dan spiritual yang terkemuka, berkontribusi pada pembangunan sosial -ekonomi dan meningkatkan kehidupan spiritual masyarakat," kata Bapak Huan.

Tidak hanya para pemimpin lokal, tetapi juga masyarakat mengungkapkan kegembiraan mereka atas pemugaran kuil tersebut. Ibu Nguyen Thi Hanh, seorang penganut Buddha di komune Ninh Chau, berbagi: "Kami sangat gembira bahwa kuil ini telah dibangun kembali dengan begitu megah. Ini bukan hanya tempat bagi orang-orang untuk datang dan beribadah kepada Buddha, tetapi juga tempat untuk mengingatkan anak-anak dan cucu-cucu kita tentang tradisi dan prinsip-prinsip moral untuk menjalani kehidupan yang baik dan berbudi luhur."
Oleh karena itu, revitalisasi Pagoda Canh Tien tidak hanya menandakan pemugaran struktur arsitektur, tetapi juga berkontribusi pada penguatan kehidupan spiritual, memupuk kohesi komunitas, dan menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan yang mendalam.
Saat ini, Pagoda Canh Tien bukan hanya tempat ibadah tetapi juga ruang budaya masyarakat, yang melestarikan kenangan sejarah, nilai-nilai tradisional, dan menumbuhkan iman dan kebaikan dalam kehidupan sosial. Peresmian pagoda ini merupakan tonggak penting, membangkitkan nilai-nilai budaya dan spiritual yang abadi, serta berkontribusi dalam membangun komune Ninh Chau menjadi komunitas yang semakin maju, beradab, dan khas.
Sumber: https://baovanhoa.vn/van-hoa/danh-thuc-di-san-lan-toa-gia-tri-van-hoa-213594.html






Komentar (0)