
Pusat penahanan kepolisian provinsi saat ini mengelola lebih dari 1.000 tahanan, termasuk lebih dari 100 narapidana hukuman mati. Mayoritas tahanan dihukum karena kejahatan terkait narkoba, banyak di antaranya menderita perasaan bersalah dan putus asa, dan beberapa bahkan memiliki niat untuk melawan atau bunuh diri. Oleh karena itu, selain memastikan keamanan mutlak dalam pengelolaan penahanan, unit tersebut menganggap pendidikan dan rehabilitasi mereka untuk mengakui kesalahan mereka dan mendorong mereka untuk berubah sebagai prioritas utama.
Kolonel Pham Ba Duy, Kepala Pusat Penahanan Kepolisian Provinsi, menyatakan: "Unit ini secara konsisten menginstruksikan para petugas dan prajurit untuk secara ketat mematuhi prosedur kerja dan menerapkan berbagai langkah profesional untuk mengelola narapidana dengan cermat, mendeteksi dan mencegah pelanggaran dengan cepat. Bersamaan dengan itu, kami memprioritaskan pendidikan hukum dan moral, meningkatkan kesadaran, dan membantu narapidana mempersiapkan diri untuk reintegrasi ke masyarakat setelah menjalani hukuman penjara."

Untuk meningkatkan efektivitas pendidikan dan rehabilitasi, dalam enam bulan pertama tahun ini, Pusat Penahanan menyelenggarakan 15 kelas untuk menyebarluaskan informasi hukum, peraturan fasilitas penahanan, dan membekali narapidana dengan pengetahuan dan keterampilan sosial untuk reintegrasi ke dalam masyarakat. Unit ini berkolaborasi dengan Pusat Kebudayaan dan Olahraga Provinsi untuk menyelenggarakan kegiatan budaya, seni, dan olahraga pada hari libur dan peringatan besar provinsi dan negara, menciptakan lingkungan rehabilitasi yang positif, membantu narapidana menstabilkan psikologi mereka, dan menginspirasi mereka untuk berjuang demi masa depan yang lebih baik. Keberadaan "Perpustakaan Narapidana" dengan lebih dari 1.000 buku tentang hukum, keterampilan hidup, etika, dan sastra telah menjadi sumber pengetahuan untuk membantu narapidana mengembangkan karakter mereka dan mengarahkan diri mereka menuju gaya hidup yang positif.
Mayor Lo Thi Thanh Thuy, seorang petugas lembaga pemasyarakatan di Pusat Penahanan Kepolisian Provinsi, berbagi: "Setiap narapidana memiliki keadaan dan psikologi yang berbeda. Untuk mendidik secara efektif, kita harus terlebih dahulu memahami, mendengarkan, dan mendampingi mereka. Dengan menerima perawatan dan dorongan tepat waktu, banyak narapidana telah mengubah persepsi mereka, secara aktif mematuhi peraturan, dan bertekad untuk berubah sehingga mereka dapat segera kembali ke keluarga mereka."

Narapidana Nguyen Trung Duc , lahir tahun 2002 dan tinggal di komune Mai Son, menjalani hukuman 25 bulan karena mengganggu ketertiban umum dan penahanan ilegal. Ia tak bisa menyembunyikan penyesalannya saat mengingat kesalahannya. Duc berbagi: "Pada hari-hari awal di penjara, saya selalu hidup dengan rasa bersalah, menyalahkan diri sendiri karena telah membuat keluarga saya khawatir. Melalui sesi pendidikan hukum, membaca buku, dan dorongan dari petugas penjara, saya menyadari nilai kehidupan dan tanggung jawab saya kepada keluarga. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki diri agar hukuman saya dapat dikurangi, sehingga saya dapat segera pulang, membangun kembali hidup saya, hidup sesuai hukum, dan menebus kesalahan yang telah saya lakukan."
Berkat dedikasi para petugas lembaga pemasyarakatan dan solusi pendidikan yang tepat, banyak narapidana telah mengubah persepsi mereka dan secara aktif berpartisipasi dalam belajar, bekerja, dan pengembangan diri. Setiap tahun, unit ini memiliki narapidana yang hukumannya dikurangi, dan banyak yang diberikan pembebasan dini oleh Presiden. Hanya dalam enam bulan pertama tahun ini saja, melalui pendidikan hukum dan pendidikan narapidana, 18 narapidana diberikan amnesti, 32 narapidana hukumannya dikurangi, dan satu narapidana saat ini sedang dipertimbangkan untuk pembebasan dini bersyarat.
Melalui solusi pendidikan yang tepat dan dedikasi serta tanggung jawab para petugas lembaga pemasyarakatan, Pusat Penahanan Kepolisian Provinsi telah menanamkan harapan rehabilitasi pada banyak narapidana. Inilah kekuatan pendorong di balik upaya berkelanjutan Pusat Penahanan Kepolisian Provinsi untuk secara efektif mengelola, mendidik, dan merehabilitasi narapidana, berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta membangun masyarakat yang damai.
Sumber: https://baosonla.vn/xa-hoi/danh-thuc-khat-vong-hoan-luong-kLYLxYfvg.html







