
Studio Film Dokumenter dan Ilmiah Pusat baru-baru ini mengadakan pemutaran khusus film dokumenter "Vietnam - Ho Chi Minh," dan secara resmi meluncurkan proyek pemutaran film gratis reguler "Vietnam: Kisah yang Tak Terungkap," yang bertujuan untuk menampilkan karya-karya representatif yang diproduksi oleh Studio selama 70 tahun pembentukan dan perkembangannya. Acara ini diselenggarakan untuk memperingati ulang tahun ke-136 kelahiran Ho Chi Minh (19 Mei 1890 – 19 Mei 2026).
Selama hampir 70 tahun, Studio Film Dokumenter dan Ilmiah Pusat telah melestarikan ribuan film dan jutaan meter rekaman dokumenter berharga tentang negara ini. Ini bukan hanya arsip film tetapi juga memori hidup Vietnam. Dan film-film ini akan ditafsirkan ulang dengan pendekatan baru, lebih dekat dengan masyarakat dan lebih dekat dengan generasi muda saat ini.

Menciptakan pengalaman budaya yang lebih mendalam bagi penonton.
Bapak Trinh Quang Tung, Wakil Direktur Jenderal Perusahaan Film Dokumenter dan Ilmiah Pusat, berbagi tentang proyek "Vietnam Belum Menceritakan Semuanya," yang akan menjadi program pemutaran film dokumenter reguler yang dilaksanakan oleh Perusahaan Film Dokumenter dan Ilmiah Pusat pada tahun 2026 untuk memperkenalkan kepada publik film-film yang diproduksi selama hampir 70 tahun beroperasi perusahaan tersebut.
Setiap bulan, program ini akan memilih tema yang berkaitan dengan hari libur, tonggak sejarah, atau peristiwa budaya penting untuk menampilkan karya-karya yang relevan. Keterkaitan antara periode peringatan dan tema film diharapkan tidak hanya mengoptimalkan efektivitas komunikasi tetapi juga menciptakan pengalaman budaya yang lebih mendalam bagi penonton.
"Kisah Vietnam yang Tak Terungkap" bukan sekadar rangkaian pemutaran film dokumenter, tetapi sebuah perjalanan untuk membangkitkan ingatan nasional melalui bahasa sinema – di mana publik dapat terhubung dengan sejarah melalui pengalaman otentik dan kaya emosi yang dekat dengan kehidupan kontemporer.
"Aspek terpenting dari proyek ini bukan sekadar menayangkan kembali film-film lama, tetapi menemukan cara untuk membawa karya-karya tersebut kembali ke kehidupan kontemporer melalui pendekatan baru, yang lebih dekat dengan masyarakat dan sesuai dengan kebiasaan menonton kaum muda," kata Bapak Trinh Quang Tung.

Untuk mencegah film dokumenter "terbengkalai" di arsip.
Proyek ini merupakan kolaborasi antara Central Documentary and Scientific Film Studio dan Beat Network. Kemitraan antara Central Documentary and Scientific Film Studio dan BEAT Network juga membuka pendekatan baru – di mana warisan sinematik diceritakan kembali menggunakan bahasa media modern, sehingga rekaman dokumenter tidak hanya dilestarikan tetapi juga terus menyebar dan menjangkau masyarakat.
Tujuannya juga untuk memastikan bahwa film dokumenter tidak terus "terbengkalai" di arsip, tetapi malah menjadi sumber konten yang dinamis di media sosial – tempat anak muda hadir setiap hari.
Bapak Trinh Quang Tung berharap film dokumenter akan menjadi sumber materi bagi generasi muda untuk mengalami sejarah dan kehidupan Vietnam dengan emosi yang tulus. Melalui film-film ini, kaum muda akan memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang sejarah gemilang bangsa Vietnam, merasa lebih bangga, dan menjadi lebih sadar akan tanggung jawab mereka untuk hidup dan berkontribusi dalam membangun negara yang lebih indah dan makmur.
Dengan tema "Warisan di Hati," film Vietnam "Ho Chi Minh," yang disutradarai oleh Seniman Rakyat Dao Trong Khanh, diputar pertama kali. Film ini secara realistis menggambarkan kehidupan dan perjalanan revolusioner Ho Chi Minh, dari langkah pertamanya dalam mencari jalan menuju keselamatan nasional hingga kepemimpinannya dalam meraih kemerdekaan dan reunifikasi bangsa, meninggalkan warisan ideologis dan humanistik yang mendalam bagi banyak generasi.
Yang membuat setiap pemutaran film gratis rutin "Vietnam: The Untold Story" istimewa adalah penonton akan memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan pembicara tamu yang merupakan manajer, ahli, dan seniman.
Seniman Rakyat dan sinematografer Nguyen Van Nam – yang secara langsung mengoperasikan kamera selama tahun-tahun perang yang sengit – berbagi pengalamannya saat bekerja selama kampanye Quang Tri atau saat pesawat B-52 membombardir Hanoi – ketika batas antara hidup dan mati diukur dalam hitungan detik, pada pemutaran film "Vietnam – Ho Chi Minh".
Seniman Rakyat Nguyen Van Nam dengan penuh emosi berbagi: "Aspirasi para prajurit saat itu adalah untuk mencoba merekam cuplikan sejarah agar generasi mendatang mengetahui bagaimana leluhur mereka berjuang dan berkorban."

Nilai unik film dokumenter terletak pada keaslian dan sifatnya yang tak tergantikan.
Ketua Asosiasi Film Vietnam, Do Le Hung Tu, percaya bahwa film dokumenter Vietnam tidak hanya memiliki nilai artistik tetapi juga merupakan warisan budaya khusus bangsa. Nilai khusus film dokumenter terletak pada keaslian dan sifatnya yang tak tergantikan.
"Kisah Vietnam yang Tak Terungkap" bukan sekadar rangkaian pemutaran film dokumenter, tetapi sebuah perjalanan untuk membangkitkan ingatan nasional melalui bahasa sinema – di mana publik dapat terhubung dengan sejarah melalui pengalaman otentik dan kaya emosi yang dekat dengan kehidupan kontemporer.
Para penyelenggara berharap bahwa film-film dokumenter ini akan menjadi sumber bagi generasi muda saat ini untuk lebih memahami sejarah dan kehidupan Vietnam melalui emosi yang paling otentik dan mudah dipahami.
Diperbarui 18 Mei 2026
Sumber: https://laichau.gov.vn/tin-tuc-su-kien/chuyen-de/tin-trong-nuoc/danh-thuc-ky-uc-lich-su-qua-viet-nam-chua-ke-het-.html







Komentar (0)