Polisi Kota Ho Chi Minh mengembalikan dua anak yang diculik kepada ibu mereka - Foto: DAN THUAN
Apa yang harus dilakukan ketika orang asing menawarkan hadiah? Bagaimana menjaga jarak untuk menghindari penculikan?... Inilah hal-hal yang harus diingat orang tua saat mengajari anak-anak mereka.
Ajarkan anak-anak untuk selalu waspada di tempat umum.
Ibu Tran Thi Que Chi, Wakil Direktur Institut Ilmu dan Pelatihan Pendidikan di Kota Ho Chi Minh, menyatakan: "Orang tua harus proaktif mengajarkan anak-anak keterampilan untuk mencegah dan menghindari penculikan sehingga hal ini menjadi keterampilan hidup bagi mereka."
Ibu Tran Thi Que Chi - Wakil Direktur Institut Ilmu dan Pelatihan Pendidikan Kota Ho Chi Minh - Foto: Disediakan oleh narasumber.
Menurut Ibu Chi, untuk mengajarkan keterampilan ini kepada anak-anak, orang tua perlu memahami taktik dan tipe orang yang mungkin menjadi penculik anak.
"Taktik utama yang digunakan oleh penculik anak adalah mengeksploitasi kepolosan anak dan kecintaan mereka terhadap menerima hadiah."
Penculik anak bisa jadi orang asing, kerabat, atau kenalan. Motif penculikan anak seringkali berupa pemerasan, menjual mereka kepada orang lain, atau memperdagangkan mereka ke luar negeri.
Penculik dapat menargetkan anak-anak saat mereka bermain di supermarket, taman bermain, taman, sekolah, dan lain sebagainya," kata Ibu Chi.
Dia menekankan bahwa orang tua perlu mengajarkan pengetahuan tersebut kepada anak-anak dan secara teratur mengingatkan mereka untuk waspada terhadap kemungkinan menjadi sasaran penculik ketika mereka tidak ada di sekitar, terutama di tempat umum.
8 hal yang perlu diingat untuk menghindari penculikan.
Menurut Ibu Chi, anak-anak perlu diajarkan delapan hal berikut agar mereka dapat melindungi diri sendiri ketika tidak ada orang dewasa di sekitar. Secara spesifik:
1. Jangan memulai percakapan dengan orang asing.
2. Jangan menerima hadiah dari orang asing atau orang lain tanpa izin dari orang dewasa.
3. Penting untuk menjaga jarak aman dari orang asing, di mana anak dapat berlari atau berteriak meminta bantuan.
4. Jangan mengikuti orang lain tanpa izin dari orang tua atau wali Anda.
5. Saat berada di rumah, anak-anak tidak boleh mengizinkan orang asing atau orang lain masuk ke rumah tanpa izin dari orang dewasa dalam keluarga.
6. Jangan berbicara atau berhubungan dengan orang asing secara daring tanpa izin. Anak-anak harus segera melapor kepada orang tua atau wali mereka jika ada orang asing yang mencoba menghubungi mereka secara daring.
7. Mintalah bantuan dari orang-orang di sekitar Anda dan berteriaklah ketika Anda merasa dalam bahaya. Jika bahaya sudah dekat dan Anda tidak dapat berteriak, Anda dapat meminta bantuan dengan cara lain, seperti menggunakan isyarat atau tindakan yang disengaja untuk memberi tahu orang-orang di sekitar Anda bahwa Anda dalam bahaya.
8. Ingat nama dan nomor telepon ayah, ibu, atau wali Anda.
Menguasai keterampilan ini adalah cara terbaik untuk melindungi anak-anak dari penculik.
Ibu Tran Thi Que Chi mencatat bahwa banyaknya kasus penculikan anak menyoroti pentingnya mengajarkan keterampilan kepada anak-anak untuk mencegah risiko penculikan. Memiliki keterampilan ini adalah cara terbaik untuk memastikan keselamatan anak-anak ketika mereka berpartisipasi dalam berbagai lingkungan dan komunitas sosial.
Sumber






Komentar (0)