Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Jadikan pariwisata sebagai jalan menuju perdamaian...

Báo Quốc TếBáo Quốc Tế26/09/2024


Menurut Dr. Trinh Le Anh, peran pariwisata perlu dievaluasi kembali bukan hanya sebagai industri yang tidak mencemari lingkungan, tetapi juga sebagai jalan menuju perdamaian.
Du lịch và Hòa bình
Dr. Trinh Le Anh percaya bahwa pariwisata harus diubah menjadi pembawa pesan perdamaian . (Foto: Disediakan oleh narasumber)

Sebagai dosen universitas di bidang pariwisata, saya selalu percaya bahwa pariwisata bukan hanya sektor ekonomi , tetapi juga perjalanan spiritual, di mana setiap langkahnya adalah misi untuk menghubungkan orang satu sama lain.

Pada Hari Pariwisata Sedunia (27 September 2024) dengan tema "Pariwisata dan Perdamaian," saya merasa diberi kesempatan untuk berbagi refleksi mendalam saya tentang peran sakral pariwisata dalam membangun dunia yang lebih damai.

Di kelas, saya sering mengingatkan siswa saya bahwa setiap perjalanan bukan hanya tentang melihat pemandangan indah atau menikmati makanan, tetapi juga kesempatan untuk belajar tentang budaya yang berbeda.

Penting untuk menyadari bahwa di balik setiap warna kulit, setiap bahasa, kita semua memiliki aspirasi yang sama untuk perdamaian, kemakmuran, dan kebahagiaan. Ketika kita melangkah keluar dari "batas" kita, membuka hati kita terhadap perbedaan, kita sedang membangun jembatan yang menghubungkan hati berbagai bangsa. Berdiri di hadapan para siswa, saya teringat akan pertemuan-pertemuan yang berkesan dengan penduduk setempat selama perjalanan saya.

Suatu ketika, saat menikmati teh bersama sebuah keluarga di pedesaan Jepang, saya menyadari bahwa terlepas dari perbedaan bahasa, kita masih dapat berbagi rasa hormat dan kasih sayang melalui budaya teh, yang berakar kuat dalam tradisi kedua negara. Inilah kekuatan pariwisata dalam membantu kita menyadari bahwa, di mana pun, orang-orang memiliki kesamaan, mimpi, dan harapan. Tetapi agar pariwisata benar-benar menjadi pembawa pesan perdamaian, kita perlu mendekatinya dengan tanggung jawab dan cinta terhadap dunia di sekitar kita. Mahasiswa pariwisata kami selalu diajarkan bahwa pariwisata bukan hanya hak, tetapi juga tanggung jawab.

Merupakan tanggung jawab kita untuk melindungi lingkungan, menghormati budaya, dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan komunitas yang kita kunjungi. Ketika kita memasuki tanah baru dengan rasa hormat dan syukur, kita tidak hanya menemukan sesuatu tetapi juga berkontribusi pada perdamaian global. Ada banyak contoh bagaimana pariwisata benar-benar dapat menciptakan perubahan. Salah satu contoh yang menonjol adalah Rwanda, sebuah negara yang pernah trauma akibat genosida, yang telah memilih ekowisata sebagai penggerak pembangunan.

"Kekuatan pariwisata membantu kita menyadari bahwa, di mana pun, orang-orang memiliki kesamaan, mimpi, dan harapan."

Melindungi gorila dan lingkungan alamnya tidak hanya berkontribusi pada pembangunan ekonomi tetapi juga melambangkan pemulihan bangsa. Pengunjung datang ke Rwanda bukan hanya untuk menikmati satwa liarnya tetapi juga untuk menyaksikan kelahiran kembali sebuah negara yang telah mengatasi luka yang dalam.

Du lịch và Hòa bình
Dr. Trinh Le Anh bersama anak-anak di Afrika selama perjalanan bisnis. (Foto: Disediakan oleh narasumber)

Contoh lain adalah Kolombia, di mana pariwisata telah memberikan kontribusi signifikan terhadap rekonsiliasi setelah puluhan tahun konflik. Tur ekowisata ke hutan hujan dan pantai Karibia tidak hanya memberikan kesempatan bagi orang-orang untuk berintegrasi kembali, tetapi juga memungkinkan mereka untuk berpartisipasi langsung dalam konservasi lingkungan. Pariwisata di Kolombia telah menjadi sarana bagi mantan musuh untuk bekerja sama dan membangun masa depan yang lebih damai.

"Agar pariwisata benar-benar menjadi pembawa pesan perdamaian, kita perlu mendekatinya dengan tanggung jawab dan cinta terhadap dunia di sekitar kita. Mahasiswa pariwisata kami selalu diajarkan bahwa pariwisata bukan hanya hak, tetapi juga tanggung jawab."

Di saat dunia masih menghadapi banyak ketegangan dan perpecahan, saya percaya bahwa pariwisata dapat menjadi alat yang ampuh untuk membangun hubungan positif. Setiap pelancong dapat menjadi duta perdamaian, jembatan yang menghubungkan berbagai bangsa. Saya selalu mengingatkan diri sendiri dan para siswa saya bahwa, melalui setiap perjalanan, kita dapat mengubah dunia bukan hanya dengan berkontribusi pada ekonomi lokal, tetapi juga dengan membangun nilai-nilai kemanusiaan yang lebih baik.

Oleh karena itu, pada Hari Pariwisata Sedunia tahun ini, mari kita mempertimbangkan kembali peran pariwisata bukan hanya sebagai industri tanpa asap, tetapi juga sebagai jalan menuju perdamaian. Mari kita menjadi wisatawan yang bertanggung jawab, menjelajahi dunia dengan hati dan jiwa terbuka yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan tertinggi.



Sumber: https://baoquocte.vn/de-du-lich-la-con-duong-dan-den-hoa-binh-287705.html

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Pemetaan untuk merayakan Hari Pembebasan pada tanggal 30 April.

Pemetaan untuk merayakan Hari Pembebasan pada tanggal 30 April.

VIETNAM - NEGERI KEBAHAGIAAN DAN CINTA

VIETNAM - NEGERI KEBAHAGIAAN DAN CINTA

5

5