Dari "mendengarkan untuk mengetahui" menjadi "mengetahui untuk melakukan"
Bertahun-tahun yang lalu, Ibu Nguyen Thi Hong, yang tinggal di kawasan perumahan nomor 8, komune Hoan Lao, mengira hidupnya tidak akan pernah membaik. Kecelakaan kerja telah membuat kesehatannya memburuk, suaminya meninggal dunia sebelum waktunya, dan ia harus membesarkan dua anak kecil sendirian di tengah kesulitan keuangan yang terus-menerus. Setelah bertahun-tahun diklasifikasikan sebagai rumah tangga miskin, kekhawatirannya tidak hanya berasal dari perjuangan untuk memenuhi kebutuhan dasar tetapi juga dari perasaan tidak berdaya, tidak yakin dari mana harus memulai untuk mengubah hidupnya.
Titik balik terjadi ketika ia berpartisipasi dalam program penyuluhan masyarakat setempat. Di sana, ia menerima bimbingan tentang pengembangan rencana ekonomi rumah tangga, mengakses kebijakan pinjaman preferensial, dan memilih metode produksi yang sesuai. Dengan pinjaman sebesar 100 juta VND, ia berinvestasi dalam mengembangkan bisnis toko kelontongnya dan menggabungkannya dengan peternakan ayam untuk meningkatkan pendapatannya. Berkat kerja kerasnya, pada akhir tahun 2024, keluarganya secara resmi terbebas dari kemiskinan.
"Keluarga saya dulunya sangat miskin. Berkat dukungan pinjaman dan bimbingan tentang cara berbisnis, sekarang saya memiliki usaha perdagangan dan telah membangun rumah baru. Saya akan terus bekerja keras untuk lebih mengembangkan situasi ekonomi kami," ujar Ibu Hong.
|
Para anggota perempuan berpartisipasi dalam bertukar dan berbagi pengalaman pada sesi komunikasi tentang pengurangan kemiskinan dan pengembangan ekonomi rumah tangga di wilayah tersebut - Foto: MH |
Kisah Hong mencerminkan realitas yang dialami banyak perempuan di daerah pedesaan saat ini. Ketika mereka memiliki akses ke informasi yang tepat, memahami kebijakan, dan menerima bimbingan khusus, mereka mulai mengubah pola pikir mereka, dengan berani terlibat dalam kegiatan ekonomi alih-alih hanya menunggu dukungan.
Ibu Nguyen Thi Hoai, yang tinggal di desa Lang, komune Hoan Lao, juga sempat mengalami kesulitan, tidak yakin jalur pembangunan mana yang sesuai dengan keadaan keluarganya. Pada tahun 2023, melalui kegiatan dan kampanye kesadaran yang diselenggarakan oleh Persatuan Wanita, beliau menerima bimbingan tentang membangun model produksi skala kecil yang sesuai dengan kondisi setempat. Dari beternak sapi, babi, dan ayam hingga membeli siput apel emas, setelah dikurangi biaya, keluarganya kini memperoleh pendapatan lebih dari 200 juta VND per tahun.
Yang patut dikagumi adalah, dari seseorang yang dulunya merasa tidak percaya diri, Ibu Hoai kini telah menjadi seseorang yang berbagi pengalaman pembangunan ekonominya dengan banyak perempuan lain di desa. "Keuangan keluarga saya sekarang lebih stabil daripada sebelumnya. Saya juga ingin berbagi pengalaman saya dengan mereka yang masih berjuang agar mereka memiliki motivasi lebih untuk memperbaiki kehidupan mereka," kata Ibu Hoai.
Pada kenyataannya, pengurangan kemiskinan berkelanjutan tidak hanya dimulai dengan modal atau dukungan mata pencaharian, tetapi juga dengan membantu masyarakat mengubah pola pikir mereka. Ketika perempuan belajar bagaimana merencanakan, secara proaktif mencari pengetahuan, dan dengan berani merangkul hal-hal baru, mereka akan menjadi kekuatan penting dalam mengembangkan ekonomi keluarga mereka.
Mendekatkan informasi kepada perempuan di daerah yang kurang beruntung.








Komentar (0)