Dalam beberapa tahun terakhir, perangkat pintar yang terhubung ke internet telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Menggunakan komputer dan telepon untuk belajar, hiburan, dan aktivitas sehari-hari sangat penting. Bagi orang dewasa, mengakses informasi di platform media sosial memiliki tujuan; namun, bagi anak-anak, mengakses informasi sebagian besar didasarkan pada emosi, rasa ingin tahu, dan rasa ingin tahu yang tinggi. Anak-anak kesulitan membedakan antara informasi bermanfaat yang mereka butuhkan untuk belajar dan informasi yang berbahaya, tidak mendidik , menyinggung, atau mengandung kekerasan. Oleh karena itu, anak-anak adalah kelompok yang paling terpengaruh oleh informasi negatif di internet. Dalam masyarakat digital, pelarangan tidak mungkin dilakukan, tetapi menggunakan perangkat pintar secara tepat untuk melayani dan memenuhi kebutuhan anak-anak tanpa berdampak negatif pada kesadaran, perilaku, dan perkembangan mereka merupakan tantangan bagi banyak orang tua.
Ibu Le Duong, dari Kelompok 10, Kelurahan Nam Thanh, Kota Dien Bien Phu, berbagi: "Keluarga saya memiliki dua anak, berusia 14 dan 8 tahun. Di era digital ini, cara kita merawat dan bermain dengan mereka telah berubah secara signifikan. Sebelumnya, tanpa perangkat pintar, mereka dapat bermain dengan anak-anak lain di lingkungan sekitar, tetapi sekarang, setiap kali mereka memiliki waktu luang, mereka menonton TV, YouTube, TikTok, dan lain-lain. Maraknya platform media sosial memiliki aspek baik dan buruk. Jika anak-anak dibiarkan bermain tanpa pengawasan, mereka mudah terpapar informasi negatif, video yang menyinggung, konten yang tidak mendidik, dan materi yang berbahaya. Oleh karena itu, keluarga kami selalu berusaha membatasi akses anak-anak kami ke perangkat. Setiap kali kami memiliki waktu luang, kami mengajak mereka bermain di luar, seperti ke taman, berenang, dan berpartisipasi dalam aktivitas fisik untuk mengurangi ketergantungan mereka pada perangkat pintar." Selain membatasi dan mengawasi penggunaan telepon, keluarga juga menetapkan aturan, seperti membatasi penggunaan telepon hingga satu jam per hari, hanya mengizinkan penggunaan telepon setelah menyelesaikan semua tugas yang diperlukan, dan melarang penggunaan telepon di kamar tidur, dan lain-lain.
Kekhawatiran seputar penggunaan perangkat pintar oleh anak-anak adalah masalah umum bagi semua orang tua yang memiliki anak kecil. Ini adalah usia yang penuh aktivitas, rasa ingin tahu, dan pertanyaan terus-menerus – kecenderungan perkembangan yang normal dan diperlukan. Dunia daring (jendela terbuka) dapat memuaskan pertanyaan dan rasa ingin tahu ini, oleh karena itu membekali anak-anak dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan, serta pengawasan orang tua, sangatlah penting.
Ibu Tran Ngoc Minh Anh, dari Kelompok 6, Kelurahan Noong Bua, Kota Dien Bien Phu, mengatakan: "Internet dan platform media sosial merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Misalnya, anak saya sering menonton video di YouTube dengan subtitle bahasa Inggris untuk hiburan, sehingga kemampuan mendengarkan dan berbicara beliau semakin meningkat setiap hari. Namun, keluarga sebaiknya tidak membiarkan anak-anak mereka menonton terlalu banyak, untuk menghindari ketergantungan dan pengaruh negatif dari perangkat pintar. Keluarga juga sebaiknya meluangkan waktu untuk aktivitas fisik, bermain dengan teman sebaya atau dengan orang tua. Selain itu, dengan platform media sosial dan mesin pencari, keluarga sebaiknya mengatur mode pencarian aman secara default untuk mereka yang berusia di bawah 18 tahun, sehingga meminimalkan paparan anak-anak terhadap informasi sampah, sensitif, berbahaya, dan tidak sehat di internet."
Dampak ganda perangkat pintar pada anak-anak sangat jelas, dan saat ini, melarang penggunaannya adalah hal yang mustahil. Oleh karena itu, untuk memastikan keselamatan anak-anak di dunia maya dan platform media sosial, diperlukan perhatian yang cermat dari orang tua dalam memantau, mengawasi, dan membimbing anak-anak mereka, sehingga mereka memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang diperlukan untuk berinteraksi secara aman, sehat, dan bermanfaat di dunia maya.
Tautan sumber






Komentar (0)