Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Usulan pengurangan pajak pertambahan nilai sebesar 2% hingga 30 Juni 2025.

Thời báo Ngân hàngThời báo Ngân hàng04/12/2024


Kementerian Keuangan meminta masukan terkait rancangan Keputusan yang menetapkan kebijakan pengurangan pajak pertambahan nilai sesuai dengan Resolusi Majelis Nasional tertanggal 30 November 2024.

Đề xuất giảm thuế giá trị gia tăng 2% đến 30/6/2025- Ảnh 1.

Menurut Kementerian Keuangan, penerbitan Keputusan ini bertujuan untuk merangsang permintaan konsumen, sejalan dengan konteks ekonomi saat ini, sehingga mendorong pemulihan dan pengembangan kegiatan produksi dan bisnis lebih awal untuk memberikan kontribusi kembali kepada anggaran negara serta perekonomian untuk melaksanakan rencana pembangunan sosial-ekonomi 5 tahun 2021-2025, rencana pembangunan sosial-ekonomi tahunan, dan rencana restrukturisasi ekonomi untuk periode 2021-2025.

Draf Keputusan tersebut menyatakan: Pajak pertambahan nilai akan dikurangi untuk kelompok barang dan jasa yang saat ini dikenakan tarif pajak 10%, kecuali untuk kelompok barang dan jasa berikut:

a) Telekomunikasi, kegiatan keuangan, perbankan, sekuritas, asuransi, bisnis real estat, logam dan produk logam pracetak, produk pertambangan (tidak termasuk pertambangan batubara), kokas, minyak bumi olahan, produk kimia. Rinciannya tercantum dalam Lampiran 1 yang dilampirkan pada Keputusan ini.

b) Barang dan jasa yang dikenakan pajak cukai. Rinciannya tercantum dalam Lampiran II yang dilampirkan pada Keputusan ini.

c) Teknologi informasi sebagaimana didefinisikan dalam undang-undang tentang teknologi informasi. Rinciannya tercantum dalam Lampiran III yang dilampirkan pada Keputusan ini.

d) Pengurangan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk setiap jenis barang dan jasa akan diterapkan secara seragam pada tahap impor, produksi, pengolahan, dan perdagangan komersial. Untuk batubara yang dijual setelah diekstraksi (termasuk batubara yang telah ditambang dan kemudian disaring dan diklasifikasikan menurut proses tertutup sebelum dijual), pengurangan PPN berlaku. Batubara yang tercantum dalam Lampiran I Keputusan ini tidak memenuhi syarat untuk pengurangan PPN pada tahap apa pun selain tahap ekstraksi dan penjualan.

Perusahaan dan kelompok ekonomi yang menerapkan proses penjualan tertutup juga berhak atas pengurangan pajak pertambahan nilai atas batubara yang mereka tambang dan jual.

Dalam hal barang dan jasa yang tercantum dalam Lampiran I, II, dan III yang dilampirkan pada Keputusan ini dikecualikan dari pajak pertambahan nilai atau dikenakan tarif pajak pertambahan nilai sebesar 5% sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai, maka ketentuan Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai akan berlaku, dan tidak akan diberikan pengurangan pajak pertambahan nilai.

Menurut draf tersebut, bisnis yang menghitung pajak pertambahan nilai menggunakan metode pengurangan akan menerapkan tarif pajak pertambahan nilai sebesar 8% untuk barang dan jasa yang disebutkan di atas.

Bisnis (termasuk bisnis rumah tangga dan bisnis perorangan) yang menghitung pajak pertambahan nilai (PPN) menggunakan metode berbasis persentase atas pendapatan berhak atas pengurangan sebesar 20% dalam persentase tarif yang digunakan untuk menghitung PPN ketika menerbitkan faktur untuk barang dan jasa yang memenuhi syarat untuk pengurangan PPN sebagaimana diatur di atas.

Keputusan ini berlaku efektif mulai tanggal 1 Januari 2025 hingga 30 Juni 2025.

Kementerian-kementerian, sesuai dengan fungsi dan tugasnya, serta Komite Rakyat provinsi dan kota-kota yang dikelola secara pusat, akan mengarahkan instansi-instansi terkait untuk melaksanakan propaganda, bimbingan, inspeksi, dan pengawasan guna memastikan bahwa konsumen memahami dan memperoleh manfaat dari pengurangan PPN yang diatur dalam Keputusan ini. Hal ini termasuk berfokus pada solusi untuk menstabilkan penawaran dan permintaan barang dan jasa yang dikenakan pengurangan PPN, dengan tujuan menjaga stabilitas harga pasar (tidak termasuk PPN) mulai 1 Januari 2025 hingga 30 Juni 2025.

Kementerian Keuangan menyatakan bahwa penerapan kebijakan pengurangan PPN 2% sebagaimana diatur dalam Resolusi Majelis Nasional diperkirakan akan mengakibatkan pengurangan pendapatan anggaran negara sekitar 26,1 triliun VND dalam enam bulan pertama tahun 2025 (sekitar 4,35 triliun VND per bulan, di mana pengurangan penjualan domestik sekitar 2,85 triliun VND per bulan dan pengurangan penjualan impor sekitar 1,5 triliun VND per bulan).

Pengurangan PPN akan menurunkan pendapatan pemerintah tetapi juga akan merangsang produksi dan meningkatkan aktivitas bisnis, sehingga berkontribusi pada pendapatan pemerintah tambahan.

Pembaca diundang untuk melihat draf lengkap dan memberikan masukan di sini.



Sumber: https://thoibaonganhang.vn/de-xuat-giam-thue-gia-tri-gia-tang-2-den-3062025-158429.html

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Phu Quoc: Tampilan Baru

Phu Quoc: Tampilan Baru

Pesona pegunungan

Pesona pegunungan

Ruang kelas di Pulau Barat (Kepulauan Spratly)

Ruang kelas di Pulau Barat (Kepulauan Spratly)