![]() |
| Mulai tahun 2026 dan seterusnya, prioritas akan diberikan untuk menyediakan pemeriksaan kesehatan berkala gratis setidaknya sekali setahun bagi para lansia, penyandang disabilitas, dan mereka yang berasal dari rumah tangga miskin dan hampir miskin... (Sumber: VGP) |
Kementerian Kesehatan meminta masukan terkait rancangan Keputusan yang merinci dan memandu pelaksanaan beberapa pasal Undang-Undang Pencegahan Penyakit. Dalam rancangan ini, Kementerian Kesehatan mengusulkan peta jalan yang memprioritaskan pemeriksaan atau skrining kesehatan rutin gratis.
Menurut Kementerian Kesehatan , setelah lebih dari 18 tahun penerapan Undang-Undang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular tahun 2007, telah muncul kekurangan dan keterbatasan, terutama celah hukum terkait pengaturan dan pengelolaan penyakit tidak menular, gangguan kesehatan mental, faktor gizi, dan respons terhadap epidemi yang muncul.
Oleh karena itu, penerbitan Keputusan yang merinci dan memandu pelaksanaan pasal-pasal tertentu dari Undang-Undang Pencegahan Penyakit merupakan kebutuhan mendesak dan objektif untuk memastikan pelaksanaan solusi yang tepat waktu, serentak, dan terpadu guna menegakkan Undang-Undang Pencegahan Penyakit secara efektif dan mengatasi kesulitan serta hambatan dalam pekerjaan pencegahan penyakit.
Draf tersebut secara jelas menyatakan isi pemeriksaan kesehatan berkala dan skrining gratis sebagaimana yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.
Kelompok-kelompok berikut berhak mendapatkan pemeriksaan dan skrining kesehatan tahunan gratis:
a) Pekerja diatur oleh hukum terkait keselamatan dan kesehatan kerja.
b) Topik yang tidak tercakup pada poin a di atas.
Jalur prioritas untuk pemeriksaan atau skrining kesehatan rutin gratis.
Selain itu, draf tersebut menguraikan peta jalan prioritas untuk pemeriksaan atau skrining kesehatan rutin gratis:
Pertama, para pekerja yang disebutkan pada poin a di atas tetap tunduk pada ketentuan hukum ketenagakerjaan dan hukum keselamatan dan kesehatan kerja.
Kedua, individu yang disebutkan pada poin b di atas berhak atas pemeriksaan dan skrining kesehatan berkala gratis setidaknya sekali setahun sesuai dengan jadwal berikut:
Mulai tahun 2026 dan seterusnya, prioritas akan diberikan untuk menyediakan pemeriksaan kesehatan berkala gratis setidaknya sekali setahun bagi lansia, penyandang disabilitas, masyarakat dari keluarga miskin dan hampir miskin, orang-orang yang berjasa, penderita penyakit kronis, masyarakat yang tinggal di daerah minoritas etnis dan pegunungan, daerah dengan kondisi sosial ekonomi yang sulit dan sangat sulit, komunitas pulau, dan zona ekonomi khusus.
Mulai tahun 2028 dan seterusnya, berikan pemeriksaan atau skrining kesehatan berkala gratis setidaknya sekali setahun untuk individu yang memenuhi syarat yang tersisa.
Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan berkala atau pemeriksaan kesehatan gratis sebagaimana diatur dalam poin a pasal ini, Ketua Komite Rakyat Provinsi wajib mengeluarkan rencana dan menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan berkala atau pemeriksaan kesehatan gratis setidaknya sekali setahun bagi masyarakat di provinsi tersebut.
Berdasarkan kondisi sosial-ekonomi pada setiap periode, kemampuan untuk menyeimbangkan anggaran dan sumber daya yang dimobilisasi oleh daerah setempat, Dewan Rakyat Provinsi akan memutuskan untuk memperluas cakupan dan daftar layanan pemeriksaan kesehatan berkala atau pemeriksaan skrining gratis sebagaimana diatur dalam poin a dan b Klausul 2 dokumen ini.
Persyaratan bagi fasilitas yang menyelenggarakan pemeriksaan dan skrining kesehatan berkala gratis.
Berdasarkan draf tersebut, penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan berkala dan skrining gratis akan dilakukan sebagai berikut:
Di fasilitas pemeriksaan dan pengobatan medis yang telah diberikan izin untuk mengoperasikan layanan pemeriksaan dan pengobatan medis sesuai dengan undang-undang tentang pemeriksaan dan pengobatan medis; Layanan keliling di instansi, organisasi, dan unit sesuai dengan undang-undang tentang pemeriksaan dan pengobatan medis; Pemeriksaan kesehatan berkala dan pemeriksaan skrining gratis dilakukan sesuai dengan pedoman profesional Menteri Kesehatan.
Sumber: https://baoquocte.vn/de-xuat-lo-trinh-kham-suc-khoe-dinh-ky-mien-phi-cho-nguoi-dan-372385.html








Komentar (0)