Dele Alli belum membuktikan kemampuannya selama bermain untuk Como. |
Lane7 Entertainment Centre, yang berbasis di Milton Keynes, kota kelahiran Alli, baru-baru ini menawarkan kontrak bowling profesional kepada pria berusia 29 tahun itu, lengkap dengan berbagai fasilitas. Mereka bahkan mencetak bola bowling dengan gambar Alli dan nomor punggungnya.
Lane7 juga menghormati pemain tersebut dengan menamai salah satu jalur bowlingnya "Dele Alley." Manajemen Lane7 berharap langkah ini akan membantu mereka membujuk Alli untuk menjadi atlet bowling profesional dan bergabung dengan pusat mereka.
Gavin Hughes, CEO Lane7, dengan bangga menyatakan: “Dele Alli adalah pahlawan Milton Keynes. Dari MK Dons, Tottenham hingga Inggris, dia pantas dirayakan. Kami berharap para penggemar akan antusias dengan Dele Alley dan menantikan dia mencoba olahraga baru!”
Tawaran Lane7 datang pada saat karier sepak bola Alli sedang terhenti. Setelah meninggalkan Everton pada Juni 2023 dan menjadi pemain bebas transfer, Alli melanjutkan latihan di klub Inggris tersebut di bawah manajer Sean Dyche sebelum menjalani uji coba di Como.
Pada Januari 2025, ia secara resmi menandatangani kontrak 18 bulan dengan Como setelah menjalani pelatihan selama sebulan bersama tim tersebut. Gelandang asal Inggris ini hanya bermain selama 9 menit untuk Como sepanjang musim 2024/25. Alli tidak terlalu dihargai oleh pelatih Fabregas, dan klub Italia tersebut mempertimbangkan untuk mengakhiri kontraknya lebih awal.
Alli, yang dulunya merupakan pemain kunci Tottenham di bawah asuhan Mauricio Pochettino dan tampil gemilang di final Liga Champions 2019, kariernya merosot setelah Pochettino meninggalkan klub.
Sumber: https://znews.vn/dele-alli-nhan-de-nghi-ky-la-post1561374.html







Komentar (0)