Badan Pengelolaan Warisan Budaya Dunia My Son baru saja menyelenggarakan program seni "Malam My Son yang Legendaris".
Báo Đà Nẵng•30/11/2025
Program ini memiliki 3 bagian, meliputi: "Kisah Lembah Waktu", "Malam Putraku yang Legendaris", dan "Cahaya Terang" yang menciptakan kembali keindahan kompleks candi pada setiap periode, menghubungkan masa lalu dan masa kini, serta menghormati nilai-nilai warisan budaya.
Program seni ini diperbarui oleh My Son dengan versi yang lebih ringkas dibandingkan versi aslinya agar penonton dapat merasakan secara langsung proses pembentukan dan perkembangan My Son serta kerajaan Champa kuno. Dengan demikian, nilai-nilai budaya Cham tetap dihormati, sekaligus menciptakan hal baru dan daya tarik bagi penonton dan wisatawan.
“Malam Putraku yang Legendaris” menyampaikan pesan kepada penonton melalui berbagai bentuk bahasa artistik. Foto: NGUYEN XUAN HAPerpaduan bahasa tari dengan teknik pencahayaan dan efek panggung menciptakan pertunjukan yang realistis dan mengesankan. Foto: PHUNG QUANG HUNGDi atas lantai batu bata dan lumut, pola-pola kuno dan maskot-maskot masih menggemakan kisah pusat keagamaan paling suci di kerajaan kuno tersebut. Foto: HUYNH VAN TRUYENProgram seni luar ruangan dipentaskan secara detail dalam skala besar dengan hampir 100 aktor berpartisipasi dalam pertunjukan. Foto: HUYNH VAN TRUYENPara penari Apsara tampil dengan tarian anggun yang mengingatkan pada legenda India. Foto: NGUYEN XUAN HATarian Cham yang anggun. Foto: DANG CONG PHUONG"Legendary My Son Night" mengajak pengunjung dalam perjalanan seni, cahaya, dan sejarah. Foto: HUYNH VAN TRUYENPutraku kini tetap agung dan tenang, sebagai bukti nyata peradaban kuno. Foto: HUYNH VAN TRUYEN
Komentar (0)