Penjara Phu Loi adalah salah satu penjara terbesar rezim US-Diem di Vietnam Selatan, dibangun pada tahun 1957 untuk memenjarakan dan menyiksa pejuang revolusioner dan patriot pada saat itu, sehingga mendapat julukan "neraka di bumi." Namun, kondisi penjara yang keras tidak mampu mematahkan semangat komunis. Penjara Phu Loi menjadi tempat di mana para pejuang revolusioner menunjukkan kesetiaan mereka yang tak tergoyahkan dan semangat baja, siap mati demi kemerdekaan dan penyatuan kembali negara. Saat ini, Penjara Phu Loi telah menjadi situs bersejarah yang penting untuk mendidik generasi muda tentang tradisi revolusioner.
Penjara Phu Loi kini telah menjadi lokasi penting untuk mendidik generasi muda tentang tradisi dan kebanggaan nasional.
"Terbukti kuat"
Selama delapan tahun keberadaannya (1957-1964), Penjara Phu Loi, meskipun secara halus disebut "Pusat Re-edukasi Phu Loi" atau "Pusat Penahanan," dikenal sebagai "neraka di bumi," tempat penyiksaan mengerikan yang bertujuan untuk menghancurkan semangat kaum komunis. Para tahanan diberi makanan yang sangat sedikit, termasuk nasi busuk, ikan busuk, dan saus ikan yang dipenuhi belatung. Semua tahanan hidup dalam kondisi gelap dan kotor, di sel isolasi dan kandang harimau, dan tidak menerima perawatan medis ketika sakit.
Berbicara tentang situs bersejarah Penjara Phu Loi, Ibu Le Thi Viet Lan, Kepala Komite Penghubung Tentara Revolusioner yang Dipenjara Musuh di Provinsi tersebut, mengatakan bahwa Penjara Phu Loi adalah "bukti tak terbantahkan" yang membuktikan kejahatan rezim boneka AS di Vietnam Selatan. Setiap artefak bersejarah di Penjara Phu Loi mencerminkan semangat patriotik yang tak tergoyahkan dari para tentara revolusi dan rakyat yang patriotik.
Dalam kondisi perang yang baru, pada tahun 1964, Penjara Phu Loi sudah tidak ada lagi. Sejak saat itu, sistem penjara diubah menjadi sub-distrik militer rezim boneka AS hingga pembebasan penuh Vietnam Selatan pada 30 April 1975.
| …Dalam satu hari – 1 Desember/ Siapa sangka tidak akan ada hari esok!/ Kami mati, di malam yang panjang dan kejam/ Hati dan hati kami terkoyak, nasi beracun/ Tulang kami berubah ungu karena taring dan racun para penjahat keji/ Hati kami, yang dulunya merah, mati karena kebencian yang pahit, menghitam oleh darah…”. Ini adalah enam baris yang diambil dari puisi “Kebencian Abadi,” yang digubah oleh penyair Tố Hữu pada tahun 1959. Menyebut Penjara Phú Lợi mengingatkan kita pada pembantaian tahanan di Penjara Phú Lợi pada tanggal 1 Desember 1958. Pembantaian tersebut menyebabkan ratusan tahanan diracuni, banyak yang meninggal, dan banyak yang koma. Pada tanggal 2 dan 3 Desember 1958, jumlah yang sakit parah dan meninggal meningkat. Beberapa dikuburkan di tempat, dan mereka yang keracunan parah dipindahkan tetapi tidak pernah kembali… |
"Alamat merah"
Penjara Phu Loi yang dulunya keras kini telah menjadi Situs Sejarah Revolusi Nasional (ditetapkan pada 10 Juli 1980). Setiap tahun, situs ini menyambut banyak pengunjung domestik dan internasional yang datang untuk mempelajari sejarah perjuangan revolusi Vietnam. Banyak sekolah, lembaga, dan organisasi telah menyelenggarakan perjalanan pendidikan, upacara kedewasaan Serikat Pemuda, kegiatan cabang Partai, dan acara lainnya di situs tersebut.
Nguyen Hoang Lan, seorang mahasiswa di Universitas Thu Dau Mot, berbagi: “Saat mengunjungi Penjara Phu Loi, kami merasa ngeri dengan rezim penjara yang sangat keras. Para tahanan diborgol kakinya, punggung mereka tidak bisa duduk tegak karena kawat berduri di atas kepala, dan makanannya sangat sedikit… Ini menunjukkan kepada kami kesetiaan yang tak tergoyahkan dan semangat pantang menyerah leluhur kami. Agar kita memiliki kedamaian dan lingkungan belajar seperti sekarang ini, leluhur kita telah mengorbankan nyawa dan darah mereka…”
Letnan Kolonel Vuong Trung Tien, Komisaris Politik Komando Militer Kota Thu Dau Mot, mengatakan bahwa Penjara Phu Loi adalah salah satu tujuan Komando Militer Kota Thu Dau Mot dalam menerapkan model "Satu landmark bersejarah per bulan". Melalui situs-situs bersejarah ini, Komando Militer kota bertujuan untuk menyebarluaskan dan mendidik para perwira dan prajurit tentang asal usul dan sejarah bangsa, mengungkapkan rasa terima kasih kepada generasi sebelumnya, dan mendidik para perwira dan prajurit angkatan bersenjata kota tentang tradisi revolusioner, berkontribusi untuk memperindah tradisi patriotisme dan cinta tanah air Binh Duong secara umum dan Kota Thu Dau Mot yang heroik secara khusus.
Enam puluh enam tahun telah berlalu, tetapi Penjara Phu Loi dan Hari Kebencian Phu Loi (1 Desember 1958) akan selalu mengingatkan generasi mendatang bahwa: Untuk mendapatkan kembali kemerdekaan, kebebasan, dan kebahagiaan yang kita nikmati saat ini, leluhur kita harus membayar harga dengan penderitaan, kehilangan, pengorbanan, dan pertumpahan darah yang luar biasa...
THU THAO
Sumber: https://baobinhduong.vn/dia-chi-do-nha-tu-phu-loi-a336622.html








Komentar (0)