Pada upacara penerimaan Asosiasi Penulis Kota Ho Chi Minh pada 15 Januari, hadir seorang penyair cilik dari Australia. Ia adalah Vo Thi Nhu Mai, yang berspesialisasi dalam menerjemahkan puisi-puisi Vietnam yang bagus untuk diperkenalkan kepada pembaca di seluruh dunia.
Penyair Vo Thi Nhu Mai
Rak Buku Ritme Vietnam- nya resmi lahir setelah kesuksesan buku dwibahasa 500 halaman pertamanya, yang memuat lebih dari 700 puisi dwibahasa karya penulis dalam dan luar negeri. Dari sana, penerjemah Nhu Mai melanjutkan karyanya, The Price for That Day I Waited , dengan memilih 850 puisi karya 220 penulis. Buku ini tidak hanya menghormati bahasa puisi, tetapi juga membuka ruang bagi pembaca untuk mengeksplorasi keragaman budaya di setiap halamannya.
Baru-baru ini, penerjemah Nhu Mai melanjutkan perjalanannya menyebarkan puisi dwibahasa dengan koleksi puisi baru, The Wrinkles of Time , yang terdiri dari 264 puisi dwibahasa karya 264 penulis dari berbagai budaya. Setiap puisi adalah sebuah kisah, sebuah napas tersendiri. Sang penyair tidak hanya berperan sebagai penerjemah, tetapi juga merancang dan menata halaman-halamannya, menciptakan sebuah buku ringkas yang diilustrasikan sesuai dengan isi dan gaya setiap penulis.
Peluncuran buku yang diadakan di Kota Ho Chi Minh, Hue, dan Da Nang membuka ruang bagi koneksi dan pertukaran budaya. "Puisi menjadi jembatan, yang mempertemukan orang-orang dari berbagai negeri, berbagi nilai-nilai yang sama tentang cinta, kehidupan, dan keindahan. Oleh karena itu, rak buku Rhythm of Vietnam tidak hanya mengemban misi melestarikan dan mengembangkan puisi, tetapi juga mendorong saling pengertian dan rasa hormat antarbudaya," ungkap penyair dan penerjemah Vo Thi Nhu Mai.
[iklan_2]
Source: https://thanhnien.vn/chuyen-doi-chuyen-nghe-dich-gia-dua-tho-viet-ra-the-gioi-18525011822131267.htm
Komentar (0)