Kepala desa teladan
Sebagai kepala desa, Bapak Y Mú Mlô (biasanya dikenal sebagai Ama Zim) dianggap sebagai "penjaga api" untuk kegiatan di desa Drah 2. Setiap hari, selain pekerjaan pertanian keluarganya, beliau juga meluangkan waktu untuk mengunjungi setiap rumah tangga bersama anggota Tim Mobilisasi Rakyat dan Badan Pengelola Desa untuk berbincang-bincang, dengan terampil menggabungkan propaganda dan upaya mobilisasi untuk mendorong masyarakat menerapkan pedoman dan kebijakan Partai, serta hukum Negara.
![]() |
| Bapak Y Mú Mlô menjadi mediator dalam konflik untuk masyarakat dusun Drah 2 (komune Krông Búk). |
Saat ini, Buôn Drah 2 memiliki 125 rumah tangga dengan 102 penduduk, di mana 98% di antaranya adalah minoritas etnis. Sejak bergabung dengan tim mediasi desa pada tahun 2018, Bapak Y Mú telah secara langsung memediasi puluhan kasus, mulai dari konflik kecil antar tetangga dan pemuda yang tidak tertib hingga perselisihan perkawinan dan sengketa tanah. Berkat reputasinya, ketenangan, dan kesabarannya, beliau telah membantu menyelesaikan banyak konflik, memulihkan hubungan bertetangga, dan memperkuat persatuan desa.
Bapak Y Mú berbagi: “Sebagai kepala desa, saya selalu menganggap menjaga perdamaian bagi warga desa sebagai tanggung jawab sekaligus kegembiraan. Setiap kali keluarga mengalami konflik, saya hanya berharap semua orang saling mendengarkan dan memikirkan masalah ini dengan matang agar konflik dapat diselesaikan.”
Baru-baru ini, di desa Drah 2, terjadi konflik antara dua keluarga tetangga terkait seorang anak. Segera, Bapak Y Mú turun tangan untuk menengahi, dengan sabar mendengarkan kedua belah pihak, menganalisis mana yang benar dan salah, menjelaskan konsekuensi dari konflik yang berkepanjangan, dan menasihati warga desa untuk tetap tenang.
Ibu H'Păy Niê, yang menjadi korban mediasi, mengatakan bahwa awalnya kedua keluarga sedikit kesal karena mereka mengira anak-anak mereka telah dituduh secara salah. Tetapi setelah mendengarkan penjelasan menyeluruh dari kepala desa, semua orang menjadi tenang. Ia menjelaskan kepada mereka bahwa kenakalan anak-anak adalah hal yang normal, dan orang dewasa yang mudah marah hanya akan memperburuk konflik. Setelah itu, mereka memahami masalahnya dan menyadari bahwa mereka agak terburu-buru. Sekarang kedua keluarga kembali bahagia, tanpa ada lagi kesalahpahaman.
Kontribusi Bapak Y Mú tidak hanya membantu desa Drah 2 menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memperkuat hubungan antar masyarakat, menciptakan fondasi yang kokoh bagi rumah tangga untuk bekerja dan berkembang secara ekonomi dengan tenang.
Perkembangan ekonomi tipikal
Di usia 68 tahun, Bapak Y Tung Niê dari desa Drao dikenal sebagai contoh utama pengembangan ekonomi pertanian dan peningkatan taraf hidup masyarakat.
Pak Y Tung memiliki lahan kopi seluas 4 hektar yang ditanami durian secara tumpang sari. Berkat penerapan teknik perawatan tanaman dan pengendalian hama yang tepat, keluarganya memperoleh pendapatan lebih dari 1,7 miliar VND setiap tahunnya. Pada tahun 2025, beliau berencana untuk memperluas produksi lebih lanjut, membeli lahan tambahan dan sebuah mobil senilai hampir 3 miliar VND. Pak Y Tung bermaksud membangun rumah baru yang lebih luas pada tahun 2026, untuk menyediakan tempat tinggal yang stabil bagi anak dan cucunya, serta sebagai motivasi untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan.
![]() |
| Bapak Y Tung Niê (komune Krông Búk) sedang merawat pohon duriannya. |
Tidak ingin menyimpan kesuksesannya untuk dirinya sendiri, selama lebih dari 20 tahun, Bapak Y Tung telah menjadi tokoh yang dihormati, aktif berbagi pengalaman bisnisnya, memberikan bimbingan teknis, dan mendorong rumah tangga untuk berani mengubah struktur tanaman mereka dan menerapkan metode perawatan yang lebih baik untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas pertanian.
Di bawah bimbingannya yang penuh dedikasi, banyak keluarga di desa tersebut telah keluar dari kemiskinan dan mencapai stabilitas ekonomi. Beberapa rumah tangga yang sebelumnya menghadapi kesulitan dengan lahan pertanian atau kurang pengalaman bertani kini dengan berani memperluas lahan mereka, mengadopsi teknik baru, dan meningkatkan produktivitas kopi, durian, dan tanaman lainnya.
Bapak Y Tung Niê berbagi: “Yang paling saya harapkan adalah agar masyarakat di desa dapat dengan percaya diri mengembangkan produksi, sehingga dapat lebih baik menghidupi keluarga mereka. Keberhasilan mereka juga merupakan kegembiraan dan motivasi saya untuk terus berbagi pengalaman, membantu lebih banyak orang keluar dari kemiskinan dan menstabilkan kehidupan mereka.”
Selain kesuksesan ekonominya, Bapak Y Tung Niê juga merupakan seorang ayah yang patut dicontoh. Beliau selalu mengajarkan anak-anaknya untuk menjadi pekerja keras, hemat, dan anggota masyarakat yang bertanggung jawab. Berkat didikan yang tegas namun penuh kasih sayang, semua anak Bapak Y Tung sukses dan memiliki pekerjaan yang stabil.
Tokoh-tokoh teladan seperti Bapak Y Mú Mlô dan Bapak Y Tung Niê telah menjadi pilar dukungan moral yang kuat bagi komunitas etnis minoritas di komune Krông Búk. Melalui prestise, tanggung jawab, dan dedikasi mereka kepada masyarakat, mereka tidak hanya berkontribusi dalam menjaga keamanan desa dan memperkuat persatuan, tetapi juga menyebarkan semangat mengatasi kesulitan dan menginspirasi kemauan untuk berjuang demi kesejahteraan yang sah. Hal ini menciptakan kekuatan internal yang sangat penting, yang berkontribusi pada pembangunan dan kemajuan komune Krông Búk.
Sumber: https://baodaklak.vn/xa-hoi/202512/bai-hd-tuyen-truyen-diem-tua-cua-buon-lang-ba90c34/









Komentar (0)