Bagi hampir semua orang yang pernah bekerja di komune Che Tao, kesulitan di Ke Ca tak terlupakan. Perjalanan dari pusat komune ke desa sangat berat. Jalan tanah yang sempit menjadi berlumpur dan licin selama musim hujan, sehingga transportasi hasil pertanian atau kebutuhan pokok menjadi sangat sulit. Tidak ada sinyal telepon, tidak ada jaringan listrik, dan kehidupan penduduk desa sebagian besar bergantung pada lampu minyak atau generator hidroelektrik berkapasitas kecil.

Dalam beberapa tahun terakhir, berkat investasi dan perhatian Negara, lanskap pedesaan di Ke Ca telah mengalami perubahan signifikan. Fokus perubahan ini dimulai dengan investasi pada infrastruktur penting, yang merupakan faktor krusial dalam mendorong pembangunan sosial -ekonomi di dataran tinggi.

Jalan yang berkelok-kelok di lereng gunung, meskipun tidak lebar, telah diaspal dengan beton, sehingga mempersingkat waktu perjalanan. Perjalanan sejauh 20 kilometer dari desa ke komune sekarang hanya membutuhkan waktu sekitar dua jam, dibandingkan dengan perjalanan setengah hari yang sebelumnya diperlukan. Di pusat desa, jalan beton selebar 3 meter telah menggantikan jalan tanah yang sempit, sehingga memudahkan pengangkutan barang dan hasil pertanian bagi penduduk desa. Yang paling penting, jaringan listrik nasional telah diinvestasikan dan dioperasikan tepat pada waktunya untuk Tahun Baru Imlek, membawa kegembiraan besar bagi masyarakat di sini.

Bapak Sung Say Lu berbagi: "Sebelumnya, tanpa listrik, kami hanya menggunakan lampu minyak di malam hari, yang sangat tidak nyaman. Tahun ini, dengan adanya jaringan listrik nasional, masyarakat sangat gembira. Dengan adanya listrik, anak-anak dapat belajar lebih mudah, dan keluarga dapat menggunakan lebih banyak peralatan untuk kehidupan sehari-hari."

Selain meningkatkan kondisi kehidupan, akses terhadap jaringan listrik juga memberikan dorongan signifikan bagi pembangunan ekonomi masyarakat di desa Ke Ca. Dalam beberapa tahun terakhir, lanskap ekonomi desa tersebut telah membaik secara signifikan. Dari situasi sulit dengan 55 rumah tangga dan tingkat kemiskinan lebih dari 80% sebelum tahun 2023, angka ini kini telah menurun menjadi sekitar 40%.

Transformasi positif ini berakar dari perubahan pola pikir produksi yang berani dari penduduk desa, yang secara efektif memanfaatkan potensi dan keunggulan daerah tersebut. Saat ini, desa tersebut telah membangun 10 model peternakan sapi dengan lebih dari 10 ekor sapi di setiap modelnya, yang menyediakan sumber pendapatan yang stabil bagi banyak rumah tangga.
Selain itu, kebijakan pembayaran jasa lingkungan hutan telah menjadi sumber pendapatan penting, dengan setiap rumah tangga menerima rata-rata sekitar 25 juta VND per tahun, yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan peningkatan kesadaran akan perlindungan hutan. Banyak rumah tangga juga telah mengembangkan budidaya kapulaga di bawah kanopi hutan, menghasilkan pendapatan antara 10 dan 20 juta VND setiap tahunnya.

Berkat beragamnya mata pencaharian, pendapatan rata-rata penduduk desa di dusun tersebut saat ini mencapai sekitar 40 juta VND per orang per tahun. Angka positif ini menunjukkan arah yang tepat dalam pembangunan ekonomi, secara bertahap membantu dusun Ke Ca untuk maju dan memastikan kehidupan yang semakin stabil bagi penduduknya.
Bapak Sung A Say, kepala desa Ke Ca, mengatakan: "Pada tahun-tahun sebelumnya, ketika menilai rumah tangga miskin, hampir semuanya miskin. Tetapi sekarang, berkat investasi infrastruktur, kehidupan masyarakat telah berubah secara signifikan. Ini adalah motivasi bagi masyarakat untuk berusaha meningkatkan kehidupan mereka, dan banyak rumah tangga telah keluar dari kemiskinan."

Menurut Bapak Hang A Ky, Sekretaris Komite Partai Komune Che Tao, investasi infrastruktur di desa-desa terpencil seperti Ke Ca merupakan kebijakan penting yang bertujuan untuk meningkatkan kehidupan masyarakat. Ketika transportasi, listrik, dan kondisi penting lainnya terjamin, masyarakat memiliki kesempatan untuk mengembangkan ekonomi mereka, mengakses informasi, dan secara bertahap meningkatkan kualitas hidup mereka.

Bapak Hang A Ky, Sekretaris Komite Partai Komune, menekankan: Prestasi di Ke Ca merupakan bukti nyata efektivitas program investasi di daerah pegunungan. Dari sebuah desa yang dulunya dianggap sebagai "daerah terpencil," Ke Ca secara bertahap mengubah penampilannya, dan kehidupan penduduknya membaik selangkah demi selangkah.

Pada kenyataannya, ketika infrastruktur ditingkatkan, perubahan tidak hanya terbatas pada jalan atau jaringan listrik, tetapi juga menyebar ke kehidupan ekonomi dan spiritual masyarakat. Rumah menjadi lebih luas, produksi secara bertahap stabil, dan kepercayaan terhadap masa depan tumbuh lebih kuat.

Kini, di sepanjang jalan beton menuju desa, suasananya berbeda dari sebelumnya. Lampu listrik menerangi setiap rumah, dan suara tawa serta percakapan terdengar lebih hidup. Perubahan-perubahan ini berkontribusi pada lanskap pedesaan baru Ke Ca, sebuah tempat yang dulunya dianggap terpencil dan terisolasi.
Sumber: https://baolaocai.vn/dien-mao-nong-thon-moi-o-ke-ca-post894294.html







Komentar (0)