![]() |
| Para anggota senior dari kelompok penyanyi tersebut berpartisipasi dalam kegiatan pertukaran budaya. |
Dusun Trung Than saat ini memiliki hampir 200 rumah tangga, 98% di antaranya adalah orang San Diu. Menurut Ibu Truong Thanh Tam, Ketua Klub Pelestarian dan Promosi Budaya Etnis San Diu di Dusun Trung Than, kekhawatiran terbesarnya saat ini bukanlah kurangnya minat terhadap budaya etnis, melainkan fakta bahwa generasi muda semakin jarang berbicara bahasa San Diu. Bukan hanya bahasanya, tetapi juga ruang hidup budaya masyarakat San Diu telah berubah secara signifikan dari waktu ke waktu.
Bapak Truong Van Khanh, 82 tahun, mengenang: "Dahulu, para pemuda di desa akan keluar setiap malam untuk menyanyikan lagu-lagu cinta. Mereka akan bernyanyi dari satu dusun ke dusun lainnya, dari senja hingga fajar, terkadang selama beberapa malam berturut-turut sebelum kembali ke rumah. Saat itu, soong co (lagu-lagu rakyat tradisional Vietnam) merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Tetapi sekarang, hanya sedikit anak muda yang memiliki kesabaran untuk belajar menyanyikan lagu-lagu lama ini."
Perubahan yang dibawa oleh kehidupan modern membuat nyanyian rakyat tradisional Soọng Cô di desa tersebut berisiko punah. Kaum muda di desa, sebagian sibuk dengan studi atau bekerja jauh, dan terpapar media sosial serta bentuk hiburan baru, kurang memperhatikan lagu-lagu rakyat tradisional. Banyak dari mereka yang tahu cara bernyanyi di desa tersebut kini sudah lanjut usia. Beberapa masih mengingat lirik lama tetapi terlalu lemah untuk tampil atau berpartisipasi dalam pertukaran budaya.
Yang lebih mengkhawatirkan adalah banyak anak muda San Diu saat ini hanya bisa memahami bahasa etnis mereka dengan mendengarkan, tetapi tidak bisa berbicara dengan lancar. Beberapa ingin belajar bernyanyi tetapi harus belajar berbicara dari nol.
Didorong oleh keprihatinan ini, pada tahun 2023, masyarakat Trung Than mulai mendirikan sebuah klub untuk melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai budaya kelompok etnis San Diu. Awalnya, hanya 20 orang yang berpartisipasi, tetapi sekarang klub tersebut memiliki lebih dari 80 anggota dari berbagai generasi. Sekitar 30 orang mengetahui cara menyanyikan Soong Co, dan yang menarik, di antara mereka terdapat anak-anak muda berusia 8-9 tahun.
Ibu Truong Thanh Tam mengatakan bahwa beberapa anak kecil sekarang dapat menyanyikan lagu "soong co" dalam bahasa San Diu. Ibu Tam berkata dengan percaya diri: "Anak-anak hanya akan menikmati belajar jika mereka merasa tertarik. Tetapi untuk melestarikannya, kakek-nenek harus berbicara bahasa daerah di rumah dan menyanyikannya untuk anak-anak."
Karena tidak memiliki ruang latihan khusus, para anggota klub terbagi menjadi kelompok-kelompok kecil untuk berlatih menyanyi di rumah-rumah warga. Bapak Minh, seorang anggota klub, bahkan memfotokopi buku catatan lagu untuk para lansia agar mereka bawa pulang dan belajar. Sesi latihan tersebut tidak menggunakan alat musik modern, hanya mengandalkan pengeras suara kecil yang sebelumnya disediakan oleh distrik selama kursus pelatihan budaya pada tahun 2023.
Ibu Truong Thanh Tam menyatakan: "Sejak didirikan, klub ini hampir tidak menerima dana untuk mendukung kegiatannya. Tetapi tantangan terbesar bagi klub saat ini bukan hanya pendanaan, tetapi bagaimana membuat kaum muda benar-benar mencintai dan ingin terhubung dengan budaya etnis mereka. Karena melestarikan nyanyian juga berarti melestarikan bahasa, kenangan, dan sejarah komunitas San Diu di tengah kehidupan modern yang berubah setiap hari."
Dalam beberapa tahun terakhir, klub ini sering diundang untuk berpartisipasi dalam pertukaran budaya di berbagai daerah. Pakaian tradisional dan lagu-lagu kuno, yang dulunya hanya terdengar di dalam desa, kini telah menyebar bersama masyarakat ke lebih banyak tempat. Namun bagi mereka yang menjaga "api" Soọng Cô tetap menyala di Trung Thần, yang paling mereka harapkan adalah hari ketika anak-anak di desa akan berbicara bahasa Sán Dìu senatural bahasa Vietnam standar...
Sumber: https://baothainguyen.vn/van-hoa/202605/dieu-soong-co-chua-tat-o-trung-than-b5a2589/








Komentar (0)