Selain Van Hau, skuad juga terdiri dari bek Bui Hoang Viet Anh, Tran Dinh Trong, Cao Pendant Quang Vinh, dan kiper Nguyen Filip.
Cukup untuk membuat perbedaan
Di Hanoi Police FC, Van Hau dan Cao Pendant Quang Vinh membawa dua gaya berbeda dalam permainan saat bertugas menjaga sisi lapangan. Duo ini, dengan pengalaman internasional mereka yang luas, selalu memprioritaskan keamanan dalam pertahanan dan merupakan kandidat utama untuk susunan pemain inti tim nasional Vietnam kali ini.
Doan Van Hau – seorang bek sayap top di sepak bola Vietnam – pernah menghadapi situasi sulit karena absen lama dari lapangan akibat cedera. Ketekunannya membantunya kembali bermain, dan comeback ini telah memicu kegembiraan besar di kalangan penggemar sepak bola Vietnam. Dengan fisik dan kualitas bermain yang sebanding dengan pemain asing dari Eropa, pemain berusia 26 tahun asal Thai Binh ini selalu membuat lawan waspada setiap kali mereka menghadapinya.

Doan Van Hau dan Dinh Trong (kanan) bersemangat untuk berkontribusi setelah dipanggil ke tim nasional Vietnam. (Foto: CAHN Club)
Setelah pulih dari cedera serius, Van Hau tidak lagi menampilkan citra pemain sayap dengan kecepatan tanpa henti seperti sebelumnya, melainkan memilih gaya bermain yang lebih tenang. Sikap tenang ini membuat setiap gerakan menyerang Van Hau lebih terencana. Umpan silang dan situasi pressing tidak sesering sebelumnya, tetapi cukup untuk membuat perbedaan.
Duo bek tengah "besi"
Selain kembalinya Van Hau yang patut diperhatikan, para penggemar juga menaruh harapan pada pemain seperti Quang Vinh, Viet Anh, dan Dinh Trong di lini pertahanan tim nasional Vietnam kali ini.
Quang Vinh – pemain kelahiran Vietnam dari Ligue 2 (Divisi Kedua Prancis) – membawa energi positif dengan kelincahan, kekuatan fisik, dan kecenderungannya untuk maju ke depan. Quang Vinh tidak takut kontak fisik dalam duel, dengan percaya diri menunjukkan kemampuan individunya untuk menggiring bola melewati lawan, menciptakan peluang, atau melepaskan tembakan. Para penggemar juga menaruh kepercayaan pada duet bek tengah "kokoh" Bui Hoang Viet Anh dan Tran Dinh Trong, yang akan membangun tembok kokoh untuk melindungi gawang kiper Nguyen Filip.
Bui Hoang Viet Anh memiliki fisik seorang bek tengah modern dengan postur tinggi dan kuat saat berebut bola. Sementara itu, Dinh Trong adalah tipe bek tengah yang tenang, sangat efektif dan sangat bijaksana dalam bermain. Ia tidak melakukan tekel berlebihan atau agresif, tetapi Dinh Trong selalu memilih posisinya, menjaga jarak, dan melakukan intervensi pada waktu yang tepat.
Selalu berdiri di tempat yang tepat
Bagi Nguyen Filip, rasa aman yang ia berikan bukan berasal dari penyelamatan spektakuler, tetapi dari selalu berada di tempat yang tepat. Dalam pertandingan V-League yang menegangkan, situasi seperti pergerakan awal, penyelamatan cepat... adalah jaminan penyelamatan. Kekuatan Nguyen Filip terletak pada kemampuannya untuk mengontrol area 16,5 meter, mencegah permainan menjadi di luar kendali. Seorang kiper yang baik bukan hanya seseorang yang melakukan penyelamatan, tetapi seseorang yang membuat lawan ragu sebelum menembak. Itulah kualitas yang membantu Nguyen Filip secara konsisten mempertahankan posisi kiper nomor satu di klubnya.
Saat ini dalam performa bagus di CAHN Club, para ahli memperkirakan Nguyen Filip akan bersinar kali ini, melupakan penampilan inkonsistennya sebelumnya sebagai penjaga gawang tim nasional Vietnam.
Tim nasional Vietnam akan berkumpul pada tanggal 21 Maret dan akan memainkan pertandingan persahabatan melawan Bangladesh pada tanggal 26 Maret, sebelum kembali menghadapi Malaysia di Stadion Thien Truong dalam babak kualifikasi terakhir Piala Asia 2027 pada tanggal 31 Maret.

Sumber: https://nld.com.vn/doan-van-hau-tro-lai-196260323202701183.htm






Komentar (0)