Program ini menarik perhatian para ahli, inovator kuliner, dan koki dari Kota Ho Chi Minh, Thailand, dan Malaysia , bersama dengan KOL, KOC, dan bisnis yang terlibat dalam industri durian. Yang menarik, talk show ini juga menampilkan Duta Pariwisata Vietnam 2024, Dinh Thi Hoa.
Acara bincang-bincang ini bertujuan untuk membuka jalan bagi Festival Durian Dak Lak 2026 dengan tema "Dak Lak Durian - Menghubungkan dan Menjangkau Lebih Jauh". Ini juga merupakan kesempatan istimewa untuk meneliti durian dari perspektif budaya kuliner – elemen penting dalam pengembangan pariwisata berbasis pengalaman saat ini.

Sepanjang perkembangannya, banyak produk pertanian Dak Lak telah melampaui nilai ekonomi semata dan menjadi simbol, berkontribusi pada pengakuan merek daerah tersebut. Di antaranya, durian Dak Lak adalah produk khas yang erat kaitannya dengan kerja keras dan kreativitas masyarakat, terutama komunitas etnis di provinsi tersebut.
Festival Durian Dak Lak 2026, yang diselenggarakan dalam skala provinsi, bertujuan tidak hanya untuk menghormati produk pertanian yang khas tetapi juga untuk mempromosikan citra tanah dan masyarakat Dak Lak; untuk menghubungkan petani, pelaku bisnis, ilmuwan, manajer, dan wisatawan; dan untuk mempromosikan pembangunan ekonomi pertanian yang terkait dengan budaya, pariwisata, dan integrasi.

Pada acara tersebut, Bapak Nguyen Quoc Hiep, Wakil Direktur Dinas Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Dak Lak, mengatakan bahwa penyelenggaraan Talk Show dalam kerangka Festival Durian Dak Lak merupakan kesempatan penting untuk menyebarkan citra Dak Lak - destinasi yang kaya akan identitas, dinamis, dan ramah.
Pengunjung ke Dak Lak tidak hanya datang untuk menikmati buah yang istimewa, tetapi juga untuk menjelajahi ruang budaya, lanskap alam, masyarakat, dan kisah-kisah menarik dari wilayah dataran tinggi ini. Hal ini berkontribusi pada promosi pariwisata, perdagangan, dan peningkatan nilai merek durian di pasar domestik dan internasional.
Acara bincang-bincang ini merupakan kesempatan bagi para koki dan ahli untuk berbagi pengalaman mereka dalam mengolah durian menjadi berbagai hidangan. Diharapkan, program ini akan menciptakan nilai baru dan berkontribusi menjadikan durian Dak Lak sebagai produk yang memiliki nilai tambah dalam hal merek, budaya, dan pariwisata.

Sebagai bagian dari program ini, para koki akan menampilkan berbagai hidangan unik seperti udang bakar dengan saus durian dan keju, udang dengan saus durian dan telur asin, udang bakar dengan saus cabai dan durian, kari hijau dengan durian, ketan dengan durian, dan lain sebagainya.

Chef Billy dari Malaysia sangat mengapresiasi cita rasa durian Vietnam yang khas dan percaya bahwa buah ini memiliki potensi besar dalam masakan modern.
Seperti yang kita lihat, kuliner selalu menjadi bagian integral dari identitas budaya. Hidangan lezat tidak hanya memberikan pengalaman indrawi tetapi juga menceritakan kisah tentang tanah, masyarakat, dan nilai-nilai di balik produk tersebut. Bagi durian Dak Lak, kisah itu adalah kisah tentang tanah basal yang subur, para petani yang pekerja keras, transformasi pola pikir produksi, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta aspirasi untuk membangun merek pertanian lokal yang menjangkau lebih jauh.
Berikut beberapa foto dari acara bincang-bincang yang memperkenalkan seni kuliner menggunakan durian, yang diadakan di Dak Lak:














Sumber: https://baophapluat.vn/doc-dao-nghe-thuat-am-thuc-tu-sau-rieng.html










