Program ini bertujuan untuk menyebarkan budaya membaca, menumbuhkan rasa empati, dan membekali anak-anak usia dini dengan keterampilan hidup. Melalui kegiatan interaktif dan sesi membaca, anak-anak dapat mengakses buku dengan cara yang lebih mudah diakses, visual, dan memperkaya, sehingga mengembangkan kebiasaan membaca dan menanamkan nilai-nilai positif dalam hidup.

Tim Penyelamat Kecil adalah novel anak-anak untuk pembaca berusia 6-10 tahun, terdiri dari 14 bab yang berkisah tentang pembentukan dan pertumbuhan tim penyelamat khusus yang beranggotakan hewan-hewan kecil namun pemberani seperti semut, katak, ikan perch, burung jalak, laba-laba, ayam jantan, dan lain-lain.
Terlepas dari perbedaan kemampuan dan habitat mereka, para karakter selalu tahu bagaimana bersatu dan saling mendukung untuk mengatasi bahaya dan melindungi spesies yang lebih lemah.
Mengenai inspirasinya dalam memilih karakter dan cerita dalam buku tersebut, penulis Thanh Cam mengatakan bahwa hal pertama yang perlu dipertimbangkan adalah bagaimana membuat latar cerita sebisa mungkin mudah dipahami oleh anak-anak kecil.

"Jika hewan-hewan kecil masuk ke dalam halaman cerita, anak-anak akan merasa lebih dekat. Di sini, saya juga menggunakan personifikasi, mengubah karakter menjadi pahlawan penyelamat untuk membantu anak-anak memahami perbuatan baik dan tindakan dengan cara yang mudah dipahami. Selain itu, latar cerita sepenuhnya bernuansa Vietnam, membuat buku ini terasa seperti teman bagi anak-anak kecil," ujar penulis Thanh Cam.
Berlatar belakang alam dan lanskap pedesaan seperti Halaman Tua, Kebun Rumput, dan Kebun Jeruk Bali, cerita ini dipenuhi dengan semangat masa kanak-kanak, menampilkan gambar-gambar yang familiar seperti tumpukan jerami, tempat pengeringan padi, kawanan ayam, dan legenda kunang-kunang. Melalui setiap kejadian yang dialami tim penyelamat, buku ini menyampaikan banyak pelajaran tentang cinta, keterampilan melindungi diri, tanggung jawab, keberanian, dan berbagi.
Tokoh-tokoh dalam cerita digambarkan dengan jelas dan penuh kepribadian. Semut Api Emas cerdas, lincah, dan bertanggung jawab. Round Round – katak yang dulunya merasa minder karena "suaranya" – menjadi pemberi sinyal penyelamat yang sangat penting bagi seluruh tim. Ron Ron bertanggung jawab atas aktivitas bawah air dan selalu siap membantu teman-temannya. Jalak Kecil nakal tetapi pemberani, sementara Saudari Laba-laba bertindak sebagai "dokter," memberikan pertolongan pertama dan merawat anggota yang terluka.

Selain situasi yang menarik, cerita ini juga menyisipkan pelajaran tentang alam, keterampilan bertahan hidup, dan bagaimana berperilaku dalam kehidupan dari sudut pandang yang polos dan cocok untuk anak-anak kecil. Detail seperti kelas keterampilan di Taman Kanak-kanak Ríu Rít, pertempuran dengan burung hantu, menyelamatkan teman, atau mengatasi kesalahpahaman untuk menjadi rekan satu tim… membantu anak-anak lebih memahami nilai kebaikan dan solidaritas.
Menurut Tran Anh Duc, Pemimpin Redaksi Perusahaan Gabungan Penerbitan dan Pendidikan Quang Van, cerita ini menyoroti tema-tema kasih sayang, persahabatan, solidaritas, dan keberanian… Melalui hal-hal tersebut, kebajikan dan kualitas positif dipupuk dalam diri anak-anak. Dari benih-benih positif ini, anak-anak itu sendiri akan menyebarkan cinta, kasih sayang, dan sikap tanpa pamrih dalam kehidupan.
Secara khusus, di akhir setiap bab, terdapat ilustrasi karakter individual yang dapat diwarnai dan dikreasikan anak-anak sesuai imajinasi mereka. Hal ini membantu setiap buku memiliki sentuhan pribadi masing-masing anak, sekaligus mendorong mereka untuk mengembangkan kreativitas dan kepekaan artistik mereka.
Buku "The Little Rescue Team" telah dinominasikan untuk Penghargaan Anak-Anak Cricket ke-7 dan terpilih untuk Perpustakaan Sastra Anak ASEAN. Penerbit Quang Van saat ini sedang menegosiasikan hak penerbitan untuk versi bahasa Mandarin dari karya tersebut, membuka peluang untuk membawa cerita anak-anak bergaya Vietnam ini lebih dekat kepada pembaca internasional.
Sumber: https://daibieunhandan.vn/doi-cuu-ho-ti-hon-hanh-trinh-tro-thanh-anh-hung-nhi-10417473.html






Komentar (0)