Lokakarya tersebut dihadiri oleh hampir 700 delegasi, termasuk kepala sekolah dan guru yang bertanggung jawab atas STEM, AI, dan Robotika dari sekolah dasar, sekolah menengah dengan tingkat sekolah dasar, dan pusat-pusat yang mendukung pengembangan pendidikan inklusif di provinsi tersebut.
![]() |
| Para delegasi yang menghadiri lokakarya tersebut mengunjungi ruang kelas STEM di Sekolah Menengah Chu Van An. |
Pada lokakarya tersebut, para delegasi mendengarkan dua presentasi: Pedoman untuk mengimplementasikan konten inovatif bersama dengan STEM, AI, dan Robotika dalam pendidikan dasar; dan model sosialisasi dan ekosistem STEM, AI, dan Robotika, stratifikasi investasi, dan peta jalan transfer. Selain itu, para delegasi juga berkesempatan untuk mengunjungi dan mengamati model implementasi pendidikan STEM yang sukses di sekolah-sekolah.
Lokakarya ini merupakan langkah selanjutnya menuju standardisasi proses pembangunan ruang kelas STEM, sekaligus menciptakan forum bagi sekolah untuk bertukar pengalaman dan mengakses jalur pembelajaran terstruktur bagi siswa.
![]() |
| Panitia penyelenggara memberikan penghargaan kepada sekolah-sekolah yang berhasil menerapkan kelas STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika). |
Provinsi Thai Nguyen adalah salah satu daerah yang secara proaktif menerapkan model percontohan pendidikan STEM di tingkat sekolah dasar sejak dini. Saat ini, seluruh provinsi memiliki 51 sekolah dasar yang dipilih sebagai lokasi percontohan, dengan tujuan agar setidaknya satu sekolah di setiap kecamatan atau desa menerapkan kelas STEM.
Baru-baru ini, beberapa sekolah dasar dan menengah di provinsi tersebut berpartisipasi dan meraih hasil tinggi dalam kompetisi RoboG yang diadakan di Hong Kong. Hal ini dianggap sebagai titik awal bagi model klub STEM provinsi untuk berkembang lebih lanjut, dengan tujuan menuju kompetisi regional dan internasional.
Sumber: https://baothainguyen.vn/nghi-quyet-57/doi-moi-sang-tao---vi-thai-nguyen-than-yeu/202607/doi-moi-sang-tao-cung-stem-ai-robotics-61a78bb/









