
Jejak budaya
Menurut catatan sejarah, Pasar Vang yang asli tidak memiliki lokasi tetap seperti sekarang. Dahulu, orang-orang berdagang barang di tepi sungai di kios-kios darurat, dan jalan-jalan sulit diakses. Untuk memastikan keamanan, penduduk desa memindahkan pertukaran barang ke halaman rumah komunal Hoang Xa. Dari pasar yang awalnya sepi, jumlah orang yang datang secara bertahap meningkat, membentuk Pasar Vang - pusat perdagangan seluruh wilayah.
Titik balik penting terjadi pada bulan Januari tahun Ất Tỵ (1845), pada masa pemerintahan Kaisar Thiệu Trị. Pada waktu itu, penduduk desa dan para pejabat bergabung untuk membangun dua baris kios batu yang kokoh di kedua sisi halaman komunal. Setiap baris terdiri dari 10 kios. Dua baris pilar batu di setiap kios diukir dengan aksara Han-Nom yang mencatat nama-nama individu, keluarga, dan perkumpulan di desa yang telah berkontribusi. Prasasti ini tidak hanya memperingati kontribusi tetapi juga mencerminkan semangat komunitas dan persatuan penduduk desa dalam menciptakan ruang hidup bersama. Di atap genteng, setiap genteng kuno diukir dengan aksara "thọ" (umur panjang), menyampaikan harapan akan keberlangsungan dan stabilitas pasar dari waktu ke waktu.
Dari paruh kedua abad ke-19 hingga awal abad ke-20, Pasar Emas menjadi pusat perdagangan yang ramai, mengadakan enam sesi reguler setiap bulan. Pasar ini tidak hanya melayani penduduk Hoang Xa tetapi juga menarik pedagang dari banyak daerah tetangga. Dalam kehidupan modern, pasar ini tidak lagi beroperasi berdasarkan jadwal bulanan tetapi sekarang buka setiap hari, dengan waktu tersibuk biasanya pada akhir pekan.
Peningkatan dan renovasi

Seiring berjalannya sejarah dan pengaruh waktu, Pasar Vang secara bertahap mengalami kerusakan. Banyak bangunan yang tidak lagi memenuhi standar keselamatan. Sistem kelistrikan, air, sanitasi, dan pencegahan serta pemadaman kebakaran tidak memenuhi persyaratan pasar modern. Menghadapi situasi ini, sejak akhir tahun 2024, Komite Rakyat Kota Hai Duong (dahulu) telah melaksanakan proyek renovasi dan peningkatan Pasar Vang dengan total anggaran lebih dari 7,6 miliar VND.
Selama pembangunan, pihak berwenang setempat berkoordinasi erat dengan unit konstruksi dan masyarakat, dengan tujuan untuk meningkatkan infrastruktur sekaligus melestarikan nilai sejarah semaksimal mungkin. Dua baris kios batu, berusia sekitar 180 tahun, dibongkar, dipindahkan, dan dipulihkan ke kondisi aslinya menggunakan kayu, batu, dan ubin. Pendekatan ini membantu melestarikan kenangan masa lalu dan menciptakan daya tarik unik di dalam keseluruhan ruang pasar baru yang luas dan nyaman.
Setelah selesai direnovasi, Pasar Vang akan memiliki tampilan yang lebih bersih dan modern, namun tetap mempertahankan "esensi" pasar lama, dan akan mulai beroperasi pada Oktober 2025. Area yang luas dan infrastruktur yang terintegrasi memudahkan perdagangan, serta menjamin keamanan dan kebersihan. Warga setempat sangat senang karena pasar ini tidak hanya memenuhi kebutuhan belanja sehari-hari mereka, tetapi juga menjadi tempat pertemuan yang akrab dan pusat komunitas. Ibu Nguyen Thi Nhuan, seorang pemilik usaha kecil di Pasar Vang, mengatakan: "Kami sangat senang pasar ini telah direnovasi dan ditingkatkan. Pasar ini aman, bersih, dan sangat nyaman bagi masyarakat untuk berbisnis."

Menurut Bapak Pham Duc Viet, Wakil Kepala Dinas Ekonomi , Infrastruktur, dan Perencanaan Kota Kelurahan Ai Quoc, pasar baru ini, dengan tampilannya yang luas, modern, dan beradab, mendorong kegiatan komersial sekaligus melestarikan budaya. Ini bukan sekadar tempat untuk jual beli, tetapi juga ruang yang menghubungkan tradisi dan modernitas.
Setelah berdiri selama hampir 200 tahun, melewati berbagai suka dan duka, Pasar Vang tetap kokoh sebagai saksi sejarah. Keramaian masyarakat setempat di pasar ini secara diam-diam menceritakan kisah sebuah daerah yang kaya akan tradisi, di mana budaya pasar pedesaan terus dilestarikan dan disebarkan ke seluruh pembangunan lokal.
HUYEN TRANGSumber: https://baohaiphong.vn/doi-thay-o-cho-vang-532308.html






Komentar (0)