Meski tanpa bintang-bintang seperti Chanathip Songkrasin, Sarach Yooyen, Theerathon Bunmathan... dalam sesi latihan ini, tim Thailand masih jauh lebih unggul daripada Laos. Namun, pertandingan berakhir dengan skor yang mengejutkan.
Tim Thailand melepaskan 20 tembakan dalam pertandingan ini dan menguasai bola hingga 78%. Sementara itu, Laos hanya melepaskan 6 tembakan sepanjang pertandingan. Dalam pertandingan yang didominasi tim tuan rumah, mereka tidak mampu mencetak lebih banyak gol daripada lawan. Tim Laos berhasil menahan imbang Thailand 1-1 di laga tandang.
Thailand bermain imbang dengan Laos di kandang sendiri.
Tim tuan rumah membuka skor pada menit ke-60 berkat gelandang Seksan Ratree, tetapi hampir 10 menit kemudian, Laos menyamakan kedudukan melalui tendangan jarak jauh yang indah dari Bounphachan Bounkong. Penyelesaian akhir striker berusia 23 tahun itu juga menjadi momen paling berkesan bagi Laos di babak kedua. Pertandingan ini juga memperlihatkan keunggulan Thailand dalam segala hal atas lawan mereka, kecuali gol.
Performa timnas Thailand di masa pemanasan menjelang Piala AFF 2024 di bawah asuhan pelatih Masatada Ishii mengecewakan para penggemar. Di forum media sosial, banyak kritik ditujukan kepada kapten Jepang tersebut dan gaya bermain para pemain Thailand yang dangkal. Hal ini akan menjadi tekanan besar bagi tim juara bertahan sebelum turnamen.
Sementara itu, bagi tim Laos, hasil imbang yang mengejutkan melawan tim nomor 1 di Asia Tenggara membuat mereka menerima banyak pujian. Khususnya, pelatih Ha Hyeok-jun baru melatih tim selama hampir 3 bulan. Performa tim Laos ini juga akan menjadi peringatan bagi tim Vietnam asuhan pelatih Kim Sang-sik. Di Piala AFF 2024, tim Vietnam akan berada satu grup dengan Laos, Myanmar, Filipina, dan Indonesia.
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/doi-tuyen-lao-cam-hoa-thai-lan-ar902998.html
Komentar (0)