Potensi terbesar pasar karbon terletak pada transformasi upaya pengurangan emisi menjadi nilai yang terukur dan dapat diperdagangkan. Seiring dengan peningkatan pengurangan emisi oleh bisnis, mereka tidak hanya memenuhi persyaratan hukum dan pasar, tetapi juga memperoleh peluang penghematan biaya, akses ke modal hijau, dan inovasi produksi. Pasar karbon yang transparan dan andal akan membantu membuka akses modal hijau untuk transformasi hijau.
Bursa karbon domestik merupakan langkah konkret bagi Vietnam untuk memenuhi komitmen internasionalnya dalam mengurangi emisi gas rumah kaca, dengan target emisi nol bersih pada tahun 2050. Pembentukan pasar karbon menambah alat ekonomi penting untuk pengurangan emisi: pemerintah menetapkan kerangka kerja manajemen, sementara bisnis memiliki dasar yang lebih kuat untuk memilih teknologi, proses produksi, dan opsi pengurangan emisi yang tepat.
Pasar ekspor utama semakin banyak menggunakan emisi karbon sebagai kriteria untuk mengevaluasi barang. Oleh karena itu, bisnis di Vietnam harus proaktif dalam mendata emisi, mengelola data lingkungan, dan mengurangi emisi dalam produksi. Meskipun pasar karbon domestik tidak secara langsung mengurangi kewajiban karbon untuk barang ekspor, pasar ini membantu bisnis untuk secara proaktif mendata emisi, menyiapkan data, dan mengakses kredit karbon yang sesuai. Hal ini memungkinkan bisnis untuk mengurangi risiko kepatuhan dan membatasi ketergantungan mereka pada kredit karbon internasional.
Dengan terbentuknya pasar kredit karbon, pengurangan emisi bukan lagi aspek eksternal produksi dan bisnis, melainkan menjadi persyaratan dalam tata kelola perusahaan modern. Kemampuan untuk mengukur, mengendalikan, dan mengurangi emisi akan secara langsung berdampak pada akses ke modal, partisipasi dalam rantai pasokan, dan kepatuhan terhadap standar pasar.
Ketika emisi karbon diberi harga, bisnis dan investor akan memiliki dasar yang lebih kuat untuk memilih proyek penghematan energi, energi terbarukan, produksi yang lebih bersih, dan pertanian rendah emisi. Hal ini akan memberikan mekanisme berbasis pasar yang lebih efektif bagi pertumbuhan hijau.
Vietnam memiliki keunggulan berupa kebijakan yang semakin jelas mengenai pertumbuhan hijau, pengurangan emisi, dan pengembangan pasar karbon. Kerangka hukum awal sedang dibangun, sementara tekanan untuk transisi hijau dari pasar, investor, dan mitra internasional semakin konkret. Hal ini memberikan landasan bagi bursa karbon domestik untuk beroperasi sesuai dengan peta jalan, di bawah pengelolaan dan pengawasan Negara.
Namun, tantangan terbesar saat ini adalah kemampuan untuk mengukur, melaporkan, dan menilai emisi. Hal ini mendasar untuk menentukan berapa banyak emisi yang dihasilkan suatu perusahaan, berapa banyak yang dikurangi, dan apakah hasil tersebut cukup andal untuk menetapkan kuota atau kredit karbon. Jika data emisi tidak akurat, metode inventarisasi tidak konsisten, dan proses penilaian kurang independen atau kurang ahli, pasar akan kesulitan membangun kepercayaan. Banyak bisnis, terutama usaha kecil dan menengah (UKM), kekurangan personel, alat pengumpulan data, dan sistem manajemen emisi yang sistematis.
Oleh karena itu, isu kuncinya adalah memastikan transparansi data, kualitas kredit, dan pemantauan yang efektif sejak awal. Proses pendaftaran, penerbitan kode, penyimpanan, transaksi, pengalihan kepemilikan, dan pembayaran perlu diatur dengan ketat untuk mencegah penipuan, duplikasi, pemalsuan data, atau spekulasi kebijakan. Secara bersamaan, pemerintah membutuhkan kebijakan untuk mendukung bisnis dalam meningkatkan kemampuan inventarisasi emisi mereka, mengakses pembiayaan hijau, dan memenuhi standar lingkungan pasar yang semakin ketat.
Peluncuran bursa karbon domestik yang baru ini hanyalah permulaan. Keberhasilan pasar bergantung pada data emisi yang andal, barang dagangan berkualitas, aturan yang transparan, dan manfaat nyata bagi bisnis. Jika dioperasikan secara efektif, pasar karbon akan berkontribusi untuk mengubah target pengurangan emisi menjadi kekuatan pendorong inovasi, meningkatkan daya saing, dan mempromosikan pembangunan hijau dan berkelanjutan Vietnam.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/dong-luc-cho-tang-truong-xanh-post859838.html








