
Menurut rencana baru tersebut, provinsi ini bertujuan untuk mengembangkan Dong Thap menjadi pusat ekowisata, ekonomi hijau, dan industri modern di Delta Mekong, dengan masyarakat sebagai pusat pembangunan. Ruang wisata akan dihubungkan dengan ekosistem sungai dan lahan basah Dong Thap Muoi, daerah pesisir, dan koridor ekonomi di sepanjang sungai Tien dan Hau.
Yang perlu diperhatikan, provinsi ini akan menetapkan lima zona sosial-ekonomi utama. Di antaranya, wilayah Dong Thap Muoi akan terus berperan sebagai "paru-paru ekologis," mengembangkan ekowisata yang terkait dengan konservasi lahan basah dan adaptasi perubahan iklim. Wilayah pesisir direncanakan untuk pengembangan wisata bahari, ekonomi maritim, tenaga angin, dan budidaya perikanan. Koridor ekonomi di sepanjang sungai Tien dan Hau diharapkan menjadi pusat pariwisata, logistik, dan perdagangan antarwilayah.
Selain pertumbuhan ekonomi, rencana baru ini juga menekankan tujuan membangun Dong Thap menjadi daerah yang "layak huni" dengan sistem infrastruktur yang terkoordinasi, layanan sosial berkualitas tinggi, dan lingkungan ekologis yang berkelanjutan.
Untuk periode 2026-2030, Dong Thap menargetkan tingkat pertumbuhan PDB sebesar 9,5-10% per tahun; PDB per kapita mencapai sekitar 155 juta VND; ekspor mencapai 14,8 miliar USD; menarik investasi modal sosial sebesar 750.000-800.000 miliar VND; dan mendirikan sekitar 22.500 usaha baru.
Provinsi ini juga bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja bagi 250.000 pekerja, menyelesaikan 12.200 unit perumahan sosial, memberantas kemiskinan multidimensi, mencapai cakupan asuransi kesehatan 100% bagi penduduk, dan memastikan semua sekolah memenuhi standar nasional pada tahun 2030.
Dari segi ruang pengembangan, Dong Thap telah menetapkan lima koridor ekonomi strategis: koridor jalan tol - Jalan Raya Nasional 1, koridor pantai timur, koridor di sepanjang Sungai Tien, koridor logistik Sungai Hau, dan koridor penghubung Dong Thap Muoi. Koridor-koridor ini dianggap sebagai "tulang punggung" untuk memperluas hubungan regional antara Delta Mekong dan Kota Ho Chi Minh serta wilayah Tenggara.

Hal penting lainnya adalah bahwa setelah tahun 2030, provinsi ini sedang mempelajari kemungkinan memindahkan pusat administrasi ke wilayah Cai Be lama ketika kondisi dan sumber daya mencukupi. Rencana ini juga bertujuan agar seluruh provinsi memiliki sekitar 48 wilayah perkotaan pada tahun 2030, dengan tingkat urbanisasi sekitar 50%.
Provinsi Dong Thap telah mengidentifikasi lima terobosan strategis: pengembangan infrastruktur transportasi dan logistik; pertanian ekologis berteknologi tinggi; industri hijau; sumber daya manusia berkualitas tinggi; dan transformasi digital. Provinsi ini menekankan prinsip tidak mengorbankan lingkungan demi pertumbuhan, dengan memprioritaskan daya tarik proyek-proyek berteknologi tinggi, hemat energi, dan ramah lingkungan.
Sumber: https://baovanhoa.vn/du-lich/dong-thap-dat-cuoc-vao-du-lich-sinh-thai-logistics-va-kinh-te-xanh-230598.html








Komentar (0)