![]() |
Donnarumma akhirnya angkat bicara setelah kekalahan mengejutkan di Piala Dunia. |
Gianluigi Donnarumma angkat bicara untuk pertama kalinya sejak Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, dan pesannya lebih banyak mengandung rasa sakit daripada pembenaran.
"Itu adalah masa-masa yang sangat sulit," ujar kiper kelahiran 1999 itu. Bukan hanya kegagalan profesional; ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam ajang sepak bola terbesar di planet ini juga meninggalkan guncangan mental bagi seluruh tim. Donnarumma mengakui bahwa dia dan rekan-rekan setimnya sangat ingin membawa Italia kembali ke Piala Dunia, tetapi kenyataan pahit memaksa mereka untuk menerima nasib mereka.
Dalam konteks itu, kritik dari luar hanya memperburuk situasi. Donnarumma tidak ragu-ragu menyatakan secara jujur bahwa ia merasa sakit hati atas komentar yang ditujukan kepada tim, terutama yang berkaitan dengan hadiah uang.
"Sebagai kapten, saya tidak pernah meminta sepeser pun dari tim nasional," tegasnya. Menurut Donnarumma, mekanisme tim nasional Italia sangat jelas: pemain tidak menerima gaji saat mewakili negara mereka, hanya bonus jika mereka lolos ke turnamen besar. Tetapi bahkan itu pun bukan tujuan tim.
"Imbalan kami adalah berpartisipasi di Piala Dunia," tegas Donnarumma. "Sayangnya, itu tidak terjadi. Tidak ada yang meminta bonus."
Pernyataan Donnarumma sebagian mencerminkan suasana tegang di dalam tim setelah kekalahan tersebut. Ini bukan hanya soal performa; Italia juga menghadapi tekanan publik dan kontroversi di luar lapangan.
Di usia 27 tahun, Donnarumma tetap menjadi pemain kunci bagi tim nasional. Namun setelah kemunduran ini, dia dan rekan-rekan setimnya memahami bahwa perjalanan kembali tidak akan mudah. Dan yang dibutuhkan Italia sekarang bukanlah uang hadiah, melainkan kepercayaan diri yang dibangun kembali dari awal.
Sumber: https://znews.vn/donnarumma-pha-vo-im-lang-sau-cu-soc-world-cup-post1642100.html







Komentar (0)