Baru-baru ini, para ilmuwan di Universitas Zhejiang (China) mengumumkan teknologi siluman inovatif yang dapat mengubah pesawat terbang dan drone menjadi objek yang tidak terlihat oleh sistem radar.

Teknologi ini, yang dijuluki "jubah tembus pandang," dapat mengantarkan era baru dalam peperangan modern.

Pesawat terbang dan drone sering terdeteksi oleh gelombang radar, karena gelombang tersebut memantulkan sinyal dari sistem radar musuh.

Namun, teknologi jubah tembus pandang Universitas Zhejiang dirancang untuk mengelabui sistem radar dengan menggunakan material khusus.

Material-material ini memiliki kemampuan untuk membengkokkan gelombang elektromagnetik, sehingga memungkinkan gelombang tersebut melewati pesawat terbang atau drone tanpa dipantulkan kembali.

Sensor AI secara otomatis mengubah tekstur permukaan untuk menghindari radar.

Selama beberapa dekade, militer di seluruh dunia telah meneliti metode untuk membuat jet tempur lebih sulit dideteksi dengan radar.

Pesawat siluman seperti F-35 dan F-22 buatan Amerika dilengkapi dengan lapisan luar yang terbuat dari material khusus yang menyerap gelombang radar alih-alih memantulkannya.