Pada tahun 2023 - tahun pariwisata yang semarak, La Gi menyambut lebih dari 280.000 pengunjung untuk berkunjung dan bersantai, meningkat lebih dari 7,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berkunjung ke Kota La Gi, mungkin wisata bahari menjadi pilihan utama bagi banyak wisatawan. Adakah yang lebih menarik dan menyegarkan daripada menyelami air laut biru jernih, menikmati asinnya laut, setelah seharian bekerja? Itulah sebabnya pantai-pantai seperti Doi Duong (Kelurahan Binh Tan), Cam Binh (Kelurahan Tan Phuoc), cabang Tam Tan (Kelurahan Tan Tien) atau kawasan wisata, resor dekat laut seperti Coco Beach Camp, Sunset Beach, Aurora Resort, Hon Ba La Gi Resort Beach... selalu menarik wisatawan dari dekat maupun jauh untuk berenang. Terutama di akhir pekan atau Malam Tahun Baru, peringatan wafatnya Raja Hung, 30 April, 1 Mei, atau Hari Nasional 2 September... pantai dan kawasan wisata ini jauh lebih ramai.
Wisatawan berenang dan bersantai di pantai Cam Binh (kelurahan Tan Phuoc, kota La Gi)
Setelah bersantai sejenak, menyelami sejuknya air laut dan segarnya alam, banyak wisatawan yang sangat antusias untuk berkeliling pasar hasil laut untuk memilih sendiri olahan laut yang paling segar, lalu mengolah dan menikmati hidangan yang bercita rasa laut kuat.
Ibu Nguyen Thi Cam Tho, seorang turis dari Kota Ho Chi Minh, bercerita: "Setiap tahun, selama liburan musim panas, saya dan suami sering mengajak anak-anak kami ke La Gi untuk berenang di laut. Keluarga kami sangat menyukai iklim dan hidangan laut segar di negeri ini."
Selain keunggulan alamnya yang "biru laut, pasir putih, dan kuningnya sinar matahari", kota La Gi juga memiliki peninggalan sejarah dan budaya nasional Dinh Thay Thim, sebuah destinasi wisata spiritual dan religi yang telah lama terkenal di seluruh negeri. Selain ritual khidmat dalam upacara Festival Budaya dan Pariwisata Dinh Thay Thim yang diselenggarakan setiap tahun bertepatan dengan bulan purnama bulan ke-9 kalender lunar, kota ini juga selalu diramaikan dengan berbagai acara menarik: lomba membuat kue, turnamen catur, lomba kicau burung, dan lomba kecantikan penduduk pesisir seperti: menganyam jaring, membawa ikan, membawa keranjang ke laut... Kesederhanaan, keunikan, dan kedekatannya selalu memikat dan meninggalkan kesan mendalam di hati wisatawan dari dekat maupun jauh... Konon, setiap tahun selama festival berlangsung, kota La Gi menyambut ribuan pengunjung dari seluruh negeri untuk mempersembahkan dupa dan mengenang jasa Thay Thim.
Banyak wisatawan mengunjungi peninggalan sejarah dan budaya nasional Dinh Thay Thim selama festival tahunan.
Selain tempat-tempat yang disebutkan di atas, ketika datang ke kota La Gi, beberapa wisatawan menyukai keindahan alam pegunungan, sungai, danau, pepohonan, bunga... tempat-tempat dengan pemandangan yang menawan... Mereka sering pergi ke Farm Homestay Ho Nui Dat atau taman bunga Moc Yen yang terletak di kelurahan Tan Tien.
Dalam beberapa tahun terakhir, Farm Homestay Ho Nui Dat telah menarik wisatawan dari dekat maupun jauh karena iklimnya yang sejuk dan alamnya yang segar. Sesampainya di sana, para pengunjung seakan melupakan segala kekhawatiran dan masalah hidup, dan jiwa mereka "disirami" oleh hijaunya rerumputan, pepohonan, bunga, dan dedaunan yang segar...
Wisatawan mengambil foto kenang-kenangan di Farm Homestay Ho Nui Dat (kota La Gi).
Dengan suasana lapang dan puitis, Taman Bunga Moc Yen yang terletak di Desa Hiep Tin, Kecamatan Tan Tien, Kota La Gi, merupakan salah satu tempat yang menarik banyak wisatawan untuk berkunjung dan "berinteraksi secara virtual". Sesuai dengan namanya, Moc Yen, siapa pun yang datang ke sini akan merasakan suasana pedesaan yang begitu damai. Saat datang ke sini, selain bertamasya, berfoto, dan berfoto kenang-kenangan, kita juga dapat menikmati udara sejuk dan bersantai di tempat yang damai setelah seharian bekerja. Beragam warna bunganya: kuning cerah bunga matahari, merah muda, oranye... bugenvil, kuning cerah bunga kanola, dan ungu tua bunga kancing. Yang paling beragam dan indah adalah bunga kupu-kupu dengan beragam warna, mulai dari putih, ungu, kuning, hingga merah muda. Oleh karena itu, ketika "tersesat" di Taman Bunga Moc Yen, setiap orang akan mendapatkan foto-foto berkilau yang sangat indah.
Taman Bunga Moc Yen, Komune Tan Tien: Sebuah objek wisata yang menarik pengunjung dari dekat dan jauh baru-baru ini
Foto diambil oleh seorang tamu di taman bunga Moc Yen (kota La Gi).
Dengan potensi pariwisata yang ada, dipadukan dengan upaya berkesinambungan dari dinas-dinas fungsional kota dan keramahtamahan penduduknya, La Gi akan menjadi nama yang menarik wisatawan dari dekat maupun jauh.
Sumber
Komentar (0)