- Dari pohon yang dulunya dianggap sebagai "emas hijau" pegunungan dan hutan, seiring waktu, Bapak Luan Van Nong, dari desa Tong Noc, komune Thien Long, telah gigih meneliti dan membudidayakan pohon cendana putih, memanfaatkan daunnya untuk diolah menjadi produk teh yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan diterima dengan baik oleh pasar.
Kayu cendana putih adalah spesies kayu langka dan berharga yang berasal dari India, terkenal di dunia karena kayu terasnya yang harum dan nilai ekonominya yang tinggi. Pohon ini banyak digunakan dalam pengobatan dan pembuatan parfum karena minyak esensialnya yang berharga.
Menyadari potensi spesies pohon ini, pada tahun 2020, Bapak Luan Van Nong secara proaktif meneliti dan mempelajari teknik budidaya cendana putih. Untuk memastikan kualitas bibit, beliau langsung membelinya dari Akademi Pertanian Vietnam. Bapak Nong berbagi: "Awalnya, saya menanam 50 pohon cendana putih sebagai percobaan. Namun, karena ini adalah tanaman semi-parasit, akarnya perlu menempel pada akar pohon inang lain untuk menyerap nutrisi, sehingga membutuhkan teknik penanaman dan perawatan yang sangat ketat. Karena kurangnya penguasaan teknik, pohon cendana yang saya tanam tumbuh dengan buruk, dan tingkat kelangsungan hidupnya hanya 50%."
Bertekad untuk mengembangkan budidaya cendana, ia terus meneliti bahan, mempelajari teknik, menyesuaikan proses penanaman, dan memilih pohon inang yang cocok untuk tumpang sari, seperti Dalbergia tonkinensis, pomelo, dan Terminalia catappa. Hasilnya, pohon cendana yang ditanam kemudian tumbuh subur, dengan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi. Hingga saat ini, ia telah menanam sekitar 500 pohon cendana. Dari awalnya menanam pohon untuk kayu, melalui mempelajari karakteristik cendana, Bapak Nong menyadari bahwa daunnya juga mengandung banyak senyawa bermanfaat bagi kesehatan, sehingga ia memanfaatkan daun cendana untuk membuat teh.

Pada tahun 2025, setelah melalui periode pengujian dan penyempurnaan proses, Bapak Nong secara resmi mulai memproduksi teh cendana. Berbeda dengan teh biasa, teh cendana memiliki aroma yang lembut dan khas dengan rasa manis di akhir. Menurut penelitian, teh cendana memiliki banyak manfaat seperti: menenangkan saraf, meningkatkan kualitas tidur, mengurangi stres, bertindak sebagai antioksidan, dan membantu pencernaan… Untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi, beliau memberikan perhatian khusus pada pemilihan bahan baku. Oleh karena itu, daun cendana dipanen pada waktu yang tepat, memilih tunas atau daun yang bebas dari hama dan penyakit, kemudian dicuci, ditiriskan, dan dipanggang secara manual (proses pemanggangan manual ini membantu menjaga cita rasa teh).
Untuk memastikan kualitas dan nilai produknya, sejak tahap produksi, ia secara proaktif menciptakan kondisi agar produk teh cendananya mencapai status OCOP (One Commune One Product). Oleh karena itu, ia berinvestasi dalam membangun bengkel produksi dengan area pengolahan, pengemasan, dan penyimpanan yang terpisah, serta menyempurnakan desain dan kemasan produk. Baru-baru ini, produk teh cendananya diakui sebagai produk OCOP bintang 3. Dengan harga jual 2-4 juta VND/kg (tergantung jenisnya), keluarganya memperoleh penghasilan tambahan sekitar 10 juta VND per bulan dari teh cendana, dengan pasar utama di dalam dan luar provinsi.
Bapak Hoang Dang Duy, Kepala Dinas Ekonomi Komune Thien Long, menilai: "Model budidaya dan pengolahan teh cendana oleh keluarga Bapak Luan Van Nong merupakan pendekatan baru, kreatif, dan efektif. Pemanfaatan daun cendana untuk mengolah teh tidak hanya membantu meningkatkan nilai panen dan mendatangkan pendapatan bagi keluarga, tetapi juga berkontribusi pada diversifikasi produk pertanian komune. Di masa mendatang, kami akan mendorong dan menciptakan kondisi agar usaha ini dapat mengakses program dukungan promosi perdagangan dan periklanan produk; serta membimbing keluarga Bapak Nong untuk bekerja sama dengan rumah tangga lain dalam menanam pohon cendana, menciptakan sumber bahan baku untuk memenuhi permintaan pasar."
Ke depannya, Bapak Luan Van Nong berencana untuk memperluas area penanaman cendana, sekaligus berupaya memperkenalkan produknya ke supermarket, toko produk pertanian, toko khusus, dan gerai produk OCOP baik di dalam maupun di luar provinsi. Dengan dukungan pemerintah daerah dan upaya proaktif masyarakat, beliau yakin bahwa teh cendana akan terus mengukuhkan posisinya di pasar, berkontribusi pada pembangunan ekonomi komune.
Sumber: https://baolangson.vn/dua-vang-xanh-vao-tach-tra-5073243.html






Komentar (0)