Menurut statistik yang diterbitkan di surat kabar Welt am Sonntag ( Dunia pada Hari Minggu), yang dikutip oleh koresponden Kantor Berita Vietnam di Berlin, total 309.852 orang secara resmi diberikan paspor Jerman tahun lalu. Ini adalah angka rekor sejak Berlin mulai melakukan survei dan statistik tentang masalah ini pada tahun 2000.
Data di atas dikumpulkan dari 14 dari 16 negara bagian Jerman. Saat ini, Mecklenburg-Vorpommern dan Saxony-Anhalt belum merilis data mereka, sementara Lower Saxony, Saarland, dan Schleswig-Holstein hanya memberikan angka sementara dan belum merilis laporan konsolidasi final mereka.
Peningkatan tajam dalam naturalisasi terutama disebabkan oleh para migran yang tiba di Jerman pada tahun 2015 dan 2016 yang kini memenuhi persyaratan tempat tinggal minimum. Selain itu, pemerintahan koalisi sebelumnya di Jerman juga menyesuaikan peraturan, memperpendek periode tempat tinggal yang dibutuhkan untuk kewarganegaraan dari 8 tahun menjadi 5 tahun.
Meskipun jumlah permohonan kewarganegaraan baru di beberapa daerah menunjukkan tanda-tanda melambat akhir-akhir ini, para ahli memperkirakan bahwa permintaan kewarganegaraan Jerman di kalangan warga Ukraina akan meningkat tajam tahun depan. Hal ini karena mekanisme perlindungan sementara yang diterapkan Uni Eropa (UE) kepada pengungsi Ukraina sejak konflik pecah diperkirakan akan berakhir pada Maret 2027.
Perwakilan dari beberapa negara bagian meyakini bahwa banyak pengungsi Ukraina memanfaatkan masa tinggal yang dipersingkat menjadi lima tahun untuk menyelesaikan proses kewarganegaraan, sehingga mengamankan status hukum jangka panjang di Jerman. Namun, warga Ukraina yang saat ini berada di bawah perlindungan hanya dapat memperoleh kewarganegaraan Jerman jika mereka sepenuhnya memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Sebelumnya, pada tahun 2024, Jerman mencatat sekitar 292.000 kasus naturalisasi, meningkat 46% dibandingkan tahun sebelumnya.
Undang-Undang Kewarganegaraan Jerman yang telah diamandemen resmi mulai berlaku pada pertengahan tahun 2024. Selain memperpendek persyaratan tempat tinggal menjadi lima tahun, undang-undang tersebut juga menetapkan bahwa warga negara asing yang memperoleh kewarganegaraan Jerman pada dasarnya diizinkan untuk mempertahankan kewarganegaraan asalnya. Pemerintah federal Jerman terus mempertahankan kebijakan reformasi ini.
Menurut VNA
Sumber: https://baoangiang.com.vn/duc-ghi-nhan-so-nguoi-nhap-quoc-tich-cao-ky-luc-a486674.html








Komentar (0)