![]() |
Meletakkan ponsel di bawah bantal saat mengisi daya semalaman meningkatkan risiko kebakaran akibat panas berlebih. Foto: Pexels . |
Ponsel pintar merupakan aset berharga bagi banyak orang. Ada beberapa cara untuk melindunginya, seperti memasang pelindung layar, menggunakan casing ponsel, atau membeli paket asuransi. Namun, pengguna sering mengabaikan lokasi penyimpanan, faktor yang sama pentingnya dalam melindungi perangkat mereka secara efektif.
Menurut BGR , kebiasaan dan lokasi penyimpanan tidak hanya memengaruhi masa pakai perangkat tetapi juga kesehatan pengguna. Selain melindunginya dari kerusakan fisik akibat air atau benturan, faktor lingkungan juga perlu dipertimbangkan.
Pertama, hindari meletakkan (atau mengisi daya) ponsel Anda di dekat sumber panas. Banyak peralatan rumah tangga, barang, dan permukaan di sekitar rumah dapat menghasilkan panas yang signifikan. Beberapa sumber panas umum yang harus dihindari termasuk oven, microwave, dan bahkan TV.
Beberapa permukaan mungkin tampak aman tetapi dapat dengan mudah menumpuk panas dalam keadaan tertentu. Misalnya, pengguna sering meninggalkan perangkat mereka di bawah bantal atau ditutupi selimut saat mengisi daya semalaman. Selain risiko kerusakan akibat panas berlebih, kebiasaan ini juga menimbulkan bahaya kebakaran.
Secara umum, ponsel sebaiknya diletakkan di tempat yang berventilasi baik agar terjadi sirkulasi udara yang lancar saat mengisi daya, dan tidak boleh tertutup oleh benda lain.
Selanjutnya, bagian dalam mobil dapat memanas dengan sangat cepat, terutama pada hari-hari cerah. Itulah mengapa Anda tidak boleh menyimpan ponsel atau perangkat elektronik apa pun di dalam mobil Anda, bahkan saat diparkir di tempat teduh.
Paparan suhu yang terlalu tinggi akan memengaruhi komponen internal, menyebabkan mesin beroperasi kurang stabil. Selain itu, BGR mengutip beberapa studi yang menunjukkan bahwa mobil bertindak seperti rumah kaca di musim panas, dengan efek memerangkap panas yang menyebabkan suhu di dalam kendaraan meningkat.
Karena suhu terus berubah sepanjang hari, meninggalkan ponsel di dalam mobil selama berjam-jam bisa berisiko, meskipun suhu awalnya tidak terlalu panas. Selain itu, meninggalkan barang berharga di dalam mobil meningkatkan risiko pencurian.
![]() |
Meninggalkan ponsel Anda di dalam mobil dalam waktu lama juga bisa berbahaya. Foto: CNET . |
Beberapa lokasi juga menimbulkan risiko, bahkan untuk penyimpanan jangka pendek, termasuk baki pemeriksaan keamanan bandara. Menurut BGR , meninggalkan ponsel di tempat yang tidak terlihat di baki pemeriksaan keamanan meningkatkan risiko pencurian. Pengguna juga dapat dengan mudah melupakan ponsel mereka saat terburu-buru mengambil barang-barang mereka.
Para ahli menyarankan untuk menyimpan ponsel dan barang berharga lainnya di kompartemen berresleting pada tas tangan atau jaket Anda. Periksa barang-barang Anda dengan cermat segera setelah melewati pemeriksaan keamanan. Kebiasaan ini membantu mengurangi risiko kehilangan yang tidak perlu.
Terakhir, menyimpan ponsel di saku celana dalam waktu lama juga meningkatkan risiko kerusakan. Perangkat terus-menerus terpapar suhu tubuh, yang dapat dengan mudah menyebabkan panas berlebih.
Kebiasaan menyimpan ponsel di saku membuat tubuh terpapar gelombang radio, yang dapat memengaruhi kesehatan. Meskipun belum ada penelitian atau bukti tentang efek berbahaya gelombang radio dari ponsel, pengguna tetap harus membatasi paparan langsung terhadap perangkat tersebut.
Sumber: https://znews.vn/dung-cat-dien-thoai-o-nhung-noi-nay-post1655720.html









Komentar (0)