
Swiss bukanlah negara penghasil kopi. Namun, negara ini telah menjadi salah satu produsen kopi terkemuka di dunia , menempati peringkat kedua secara global dalam ekspor kopi setelah Brasil. Ini adalah situasi yang tampaknya paradoks, tetapi mencerminkan banyak hal tentang perkembangan industri kopi internasional dan kemampuan Swiss untuk menciptakan nilai tambah melalui logistik, teknologi, dan keuangan.
Dalam beberapa tahun terakhir, kopi bahkan telah melampaui produk-produk ikonik Swiss seperti keju dan cokelat dalam hal nilai ekspor.Menurut data yang dikutip oleh RSI dan SWI Swissinfo, industri kopi menghasilkan miliaran franc Swiss dan merupakan bagian penting dari perekonomian nasional. Landasan kesuksesan ini terutama terletak pada aspek hukum dan komersialnya: prinsip "konvertibilitas yang signifikan".
Menurut hukum perdagangan internasional, suatu produk dapat diberi label berasal dari negara tempat produk tersebut menjalani tahap pengolahan yang penting. Dalam kasus kopi, pemanggangan dianggap sebagai langkah penentu dalam menentukan kualitas dan karakteristik akhir produk.
Oleh karena itu, biji kopi yang diimpor dari Brasil, Kolombia, atau Vietnam secara resmi dapat menjadi kopi Swiss setelah dipanggang.
Selain itu, seiring waktu, ekosistem industri kopi sejati – yang sering disebut sebagai Lembah Kopi – telah terbentuk di sekitar Danau Jenewa dan Swiss bagian timur.
Di sini, perusahaan-perusahaan besar seperti Nestlé – pemilik merek Nescafé dan Nespresso – beroperasi bersama perusahaan perdagangan internasional, perusahaan teknologi, dan produsen mesin kopi profesional. Swiss memainkan peran kunci sebagai pusat global untuk perdagangan kopi.
Menurut RSI, lebih dari dua pertiga perdagangan kopi dunia dilakukan melalui perusahaan-perusahaan yang berbasis di Konfederasi Swiss, terutama di Jenewa, Lausanne, dan Zug.
Posisi terdepan ini diperkuat oleh kekuatan sistem keuangan platform perdagangan Swiss dan reputasi internasionalnya.
Sektor manufaktur mesin kopi juga turut memperkuat posisi terdepan Swiss. Sekitar 70% mesin kopi otomatis dan sepenuhnya otomatis yang dijual di seluruh dunia diproduksi di Swiss. Perusahaan-perusahaan seperti Franke, Jura, Thermoplan, dan Schaerer telah mengubah presisi mekanik Swiss menjadi standar kelas atas global.
Sebagai contoh, Thermoplan memasok mesin kopi otomatis yang digunakan di sebagian besar gerai Starbucks di seluruh dunia.
Ledakan popularitas kapsul kopi sekali pakai juga merupakan faktor kunci. Sejak awal tahun 2000-an, kapsul kopi telah meningkatkan ekspor Swiss, dengan Nespresso berhasil membangun model industri yang bernilai tambah tinggi.
Kapsul yang dijual secara global semuanya diproduksi secara eksklusif di pabrik-pabrik di Swiss, yang semakin memperkuat pengaruh negara tersebut dalam ekonomi kopi global.
Sumber: https://baoninhbinh.org.vn/nghich-ly-ca-phe-thuy-si-khong-trong-nhung-dung-thu-2-the-gioi-260601110959754.html







Komentar (0)