Kesepian pada lansia bukan hanya tentang hidup sendirian. Banyak, bahkan mereka yang tinggal bersama anak dan cucu, masih merasa hampa karena kurangnya koneksi emosional. Pada kenyataannya, saat memasuki usia lanjut, banyak yang menghadapi serangkaian perubahan besar dalam hidup. Setelah pensiun, mereka tidak lagi memiliki lingkungan kerja yang familiar dan memiliki lebih sedikit kesempatan untuk berinteraksi sosial. Selain itu, mereka mengalami penurunan kesehatan, penyakit kronis, keterbatasan mobilitas, atau kesedihan karena kehilangan pasangan atau teman.
Sementara itu, laju kehidupan modern yang cepat telah menyebabkan banyak keluarga beralih ke model keluarga inti. Anak-anak dan cucu-cucu sibuk dengan pekerjaan, studi, atau bahkan tinggal di tempat lain. Meskipun para lansia dirawat secara materi, mereka kekurangan percakapan dan momen kebersamaan yang selalu mereka nantikan.
Menurut psikolog Nguyen Thi Huynh Mai, seorang dosen diFPT Polytechnic College di Dong Nai, kebutuhan akan kasih sayang, mendengarkan, dan hubungan sangat penting bagi para lansia. "Sebuah panggilan telepon untuk menanyakan kabar mereka, makan bersama keluarga, atau beberapa menit percakapan setiap hari terkadang jauh lebih berharga daripada dukungan finansial," ungkap Ibu Nguyen Thi Huynh Mai.
Jika kesepian berlanjut, lansia dapat menghadapi banyak konsekuensi serius. Kesepian tidak hanya meningkatkan risiko depresi, kecemasan, insomnia, dan penurunan kognitif, tetapi kesehatan mental yang buruk juga berdampak langsung pada kesehatan fisik, termasuk kesehatan kardiovaskular, tekanan darah, dan sistem kekebalan tubuh.
Mungkin Anda juga suka

Di beberapa tempat, pejabat desa dan lingkungan sebagian besar adalah orang lanjut usia atau pejabat pensiunan, pada dasarnya "orang tua yang memikul beban," karena tunjangan yang rendah?Tunjangan untuk ketua kelompok lingkungan dan kepala desa adalah 4,9 juta VND/bulan, sehingga pekerjaan tersebut sebagian besar dilakukan oleh orang lanjut usia dan pensiunan pejabat. "Misalnya, tunjangan saya sebagai ketua kelompok lingkungan adalah 4,9 juta VND/bulan, yang bahkan tidak bisa dianggap sebagai gaji. Hidup di Hanoi dengan 5-6 juta VND tidak berkelanjutan bagi kaum muda," kata Bapak Phu, kepala Kelompok Lingkungan No. 27, Kelurahan Dinh Cong, Hanoi. Para psikolog mengatakan bahwa depresi pada orang dewasa yang lebih tua seringkali tidak проявляется sejelas pada orang yang lebih muda. Banyak kasus hanya menunjukkan perubahan kecil dalam kehidupan sehari-hari, seperti: berbicara lebih sedikit, menghindari interaksi sosial, kehilangan minat pada aktivitas yang sebelumnya dinikmati, atau sering mengeluh tentang kehidupan.
Untuk memiliki masa tua yang bahagia dan bermakna, para lansia membutuhkan perawatan untuk kesejahteraan fisik dan mental mereka. Menjaga aktivitas fisik yang tepat, berpartisipasi dalam kegiatan komunitas, bertemu teman, menekuni hobi pribadi, atau mempelajari hal-hal baru adalah cara efektif untuk menjaga semangat mereka tetap positif.
Yang terpenting, dukungan keluarga sangatlah penting. Pertanyaan yang tulus, mendengarkan dengan penuh perhatian, dan perasaan dicintai akan membantu para lansia merasa dihargai, sehingga mereka dapat hidup bahagia, sehat, dan sepenuhnya menikmati masa senja mereka.
" Usia lanjut bukan hanya waktu untuk beristirahat, tetapi juga waktu untuk menikmati hidup, berbagi pengalaman, dan terus berkontribusi dengan cara masing-masing," tegas psikolog Nguyen Thi Huynh Mai.
Mawar
Sumber: https://baodongnai.com.vn/xa-hoi/y-te/202606/dung-de-nguoi-gia-chim-trong-co-don-fe92f4b/