Berangkat pada tanggal 26 Maret dan berlanjut hingga pagi ini (30 Juni), tim tersebut menyelesaikan misi fase ke-25 (musim kemarau 2025-2026) dan kembali ke tanah air. Selama beberapa hari ini, seluruh tim berkoordinasi dengan pihak berwenang Kamboja untuk menyelenggarakan upacara pemulangan jenazah para martir dan ahli Vietnam yang telah ditemukan…
Perjalanan untuk "menemukan rekan satu tim"
Letnan Kolonel Vu Van Tho, Ketua Tim K72, Komando Militer Kota Dong Nai, mengatakan: "Sejak 26 Maret, Tim K72 telah berangkat ke Kerajaan Kamboja dengan tekad politik yang tinggi, tanggung jawab, dan perasaan sakral yang berasal dari perintah tulus para prajurit Paman Ho."
![]() |
| Perwakilan dari Vietnam dan Kamboja menandatangani dokumen penyerahan jenazah prajurit yang gugur sebelum dipulangkan ke negara masing-masing. |
"Hari-hari musim panas yang terik dan matahari yang menyengat di negeri asing ini tidak membuat para prajurit Tim K72, Komando Militer Kota, gentar," tegas Letnan Kolonel Vu Van Tho.
Di bawah kepemimpinan Letnan Kolonel Vu Van Tho yang berdedikasi dan berani, tim perwira dan prajurit mengatasi kesulitan dan bahaya, melintasi hutan lebat, sungai yang menyeberangi perbatasan, dan kondisi cuaca buruk untuk mencari setiap jejak rekan-rekan mereka yang gugur. Pada tanggal 28 Juni 2026, setelah lebih dari tiga bulan upaya tanpa henti, Tim K72 telah menemukan 62 set jenazah dari daerah di dua provinsi Kratie dan Kampong Thom (Kamboja) untuk dibawa kembali ke Vietnam.
Perjalanan ini ditandai dengan kisah-kisah yang tak terhitung jumlahnya yang menyentuh dan tak terlupakan yang membuat orang meneteskan air mata. Ini termasuk gambar para prajurit Tim K72 yang tanpa pamrih menggali di bawah terik matahari, dan air mata yang mengalir di wajah-wajah yang terbakar matahari saat menemukan peninggalan terakhir yang tersisa: sebuah pena yang diukir dengan nama, sepotong kain tempat tidur gantung yang compang-camping, atau lencana lama. Keberhasilan ini dicapai berkat perhatian dan bimbingan yang cermat dari Komite Pengarah Nasional 515; Komite Partai dan Komando Wilayah Militer 7; Komite Partai Kota, Komite Rakyat, dan Komite Pengarah 515 Kota Dong Nai; Komite Partai dan Komando Militer Kota Dong Nai ; dan dukungan serta kerja sama praktis dari para pemimpin dan masyarakat di semua tingkatan di Kota Dong Nai.
Secara khusus, selama hari-hari yang panas dan lembap di Kamboja, Tim K72 menerima kondisi yang menguntungkan dari pemerintah, otoritas, dan masyarakat provinsi Kampong Thom dan Kratie, yang memperlakukan pencarian jenazah para martir Vietnam seolah-olah mereka sedang mencari anggota keluarga mereka sendiri. Kerja sama internasional yang erat antara Dong Nai dan daerah-daerah tetangga menciptakan fondasi yang kokoh, memastikan keamanan dan keselamatan mutlak untuk operasi pencarian. Jenazah para martir yang akan segera dipulangkan ke tanah air mereka bukan hanya bukti pengorbanan heroik mereka tetapi juga simbol nyata persahabatan Vietnam-Kamboja.











